Abdullah bin Mubarak sangat mencintai Abu Hanifah, meng-agungkan ilmu dan sifat wara’nya. Setiap kali menyebut Abu Hani-fah, ia menangis dan berkata, “Jika engkau melihat seseorang mencela Abu Hanifah dan menjelek-jelekkannya, maka ketahuilah dia itu sempit ilmu. Tidak perlu engkau perdulikan dia.” Suatu hari ia ditanya, “Siapa yang lebih faqih, Abu Hanifah ataukah Malik?” “Abu Hanifah lebih faqih dari Malik,” jawabnya. (Manaqib Al-Imam Al-Azham, II: 68.)
Tetaplah Mengikuti Halaqah
Ali bin Harmalah adalah seorang pemuda fakir yang menun-tut ilmu dari Abu Hanifah. Suatu ketika ayahnya datang lalu berkata, “Wahai anakku, jangan engkau julurkan kakimu dan pergi bersama Abu Hanifah, kamu ini orang miskin.” Ali bin Harmalah akhirnya lebih memilih untuk menuruti ayahnya dan tidak lagi datang untuk menimba ilmu. Abu Hanifah kemudian memberinya 100 dirham dan berkata kepadanya, “Tetaplah mengikuti halaqah. Jika uang ini habis, beritahukan kepadaku.” Selang beberapa hari berikutnya, Abu Hanifah memberinya 100 dirham lagi. (Siyar A’lamin Nubala, VI: 357.)
BACA JUGA: Kepiawaian Abu Hanifah
Jangan Duduk di Tempat Wanita
Saat matahari kian tinggi, seorang wanita pernah datang kepada Abu Hanifah untuk membeli beberapa pakaian. Setelah membeli beberapa pakaian dan pulang, seorang lelaki duduk dan hendak duduk di tempat yang diduduki wanita tadi. Abu Hanifah berkata kepadanya, “Jangan duduk dulu, tunggulah sebentar. Apabila seorang wanita berdiri dari tempat duduknya, janganlah engkau duduk di tempat itu sampai (tempat tersebut) menjadi dingin.” (Manaqib Al-Imam Al-Azham, II: 95)
Abu Hanifah dan Penukilan Omongan
Ketika ada seseorang yang duduk di dekat Abu Hanifah, lalu berbincang, bermaksud membicarakan cerita dan omongan orang, dan berkata, terjadi ini dan itu, dikatakan ini dan itu, Abu Hanifah membentaknya seraya berkata, “Tinggalkan kata-katamu itu.” Abu Hanifah memotong pembicaraannya kemudian berkata, “Jauhilah perilaku menukil omongan yang tidak disukai orang lain. ” (Manaqib Al-Imam Al-A’zham, II: 95)
Ilmu Diilhamkan kepadamu
Seseorang datang lalu berkata, “Aku bersumpah untuk tidak berbicara dengan istriku dan ia tidak berbicara denganku. Istrinya juga mengucapkan sumpah yang sama. Saat permasalahan ini disampaikan kepada Sufyan, ia berkata, “Siapa berbicara kepada pasangannya, ia melanggar sumpah.” la kemudian bertanya kepa-da Abu Hanifah, lalu Abu Hanifah menjawab, “Berbicaralah kepada-nya, dan engkau tidak melanggar sumpah.”
BACA JUGA: Imam Abu Hanifah, ‘Dokter Fuqaha’
Sufyan mengingkari pernyataan Abu Hanifah dan berkata, “la menghalalkan kemaluan.” Saat keduanya bertemu, Sufyan berkata kepada Abu Hanifah, “Bagaimana engkau menyampaikan fatwa seperti itu?”
Abu Hanifah berkata, “Ketika si istri berkata kepada si suami dan mengucapkan sumpah, sumpah si suami gugur karena si istri berbicara kepadanya.”
Sufyan akhirnya berkata, “Ilmu diilhamkan kepadamu yang tidak diilhamkan kepada kami. ” (Manaqib Al-Imam Al-A’zham, II: 176.)
Keutamaan Abu Hanifah
Khallad As-Sakuti duduk bersama Abu Hanifah sesaat untuk mempelajari adab dan fikihnya, lalu setelah itu ia pergi ke Zuhair bin Mu’awiyah untuk menimba ilmu darinya. Zuhair bertanya kepadanya, “Kamu dari mana?” “Dari Abu Hanifah,” jawabnya. Zuhair lantas berkata, “Demi Allah, dudukmu bersama Abu Hanifah selama sehari itu lebih bermanfaat bagimu dari pada dudukmu bersamaku selama sebulan.” (Manaqib Al-Imam Al-Azham, II: 65.) []
Sumber: 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Abi Hanifah An-Nu man -100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Malik bin Anas – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Asy-Syafii – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Ahmad bin Hanbal (400 Kisah Hidup Imam Empat Madzhab) /Penulis: Dr Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi / Penerbit: Zam Zam Cetakan V: September 2023
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

