Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Rasul-Nya untuk mengabarkan kepada orang banyak bahwa dirinya tidak mengetahui waktu hari Kiamat, apakah dekat ataukah jauh.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an,
قُلْ إِنْ أَدْرِي أَقَرِيبٌ مَا تُوعَدُونَ أَمْ يَجْعَلُ لَهُ رَبِّي أَمَدًا
“Katakanlah: “Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan bagi (kedatangan) azab itu masa yang panjang?”.” (QS. Al-Jinn [75]: 25)
BACA JUGA: Sebutan-sebutan Hari Kiamat dalam Alquran
Ayat ini merupakan bukti bahwa hadits yang diedarkan oleh banyak orang jahil bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengetahui hari Kiamat adalah dusta tidak berdasar, kami tidak menemukan hadits ini di satu kitab pun.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang waktu Kiamat, dan beliau tidak menjawabnya. Ketika Jibril datang dalam wujud orang desa (pedalaman) untuk bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka salah satu pertanyaannya adalah, “Wahai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang hari Kiamat!” Beliau bersabda,
“Yang ditanya tidaklah lebih tahu dari yang bertanya.”
Di waktu yang lain, ketika seorang Badui bertanya kepada beliau dengan nada tinggi, “Wahai Muhammad, kapankah hari Kiamat ini?”
Maka beliau menjawab: “Hari Kiamat itu pasti terjadi. Memangnya apa yang telah kamu siapkan untuknya?”
Orang itu berkata, “Persiapan saya tidak banyak, baik shalat ataupun puasa, tapi saya mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Beliau bersabda, “Engkau akan bersama yang kamu cintai.” Anas berkata, “Kaum muslimin tidak bergembira dengan sesuatu, melebihi kegembiraan mereka dengan hadits ini.” (Fat-hul Baari (I/140). [Al-Bukhari no. (5701)])
BACA JUGA: 3 Cara Dapatkan Syafaat Nabi di Hari Kiamat
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.” (QS. Al-A’raf [7]: 187)
Wallahu A’lam. []
Sumber: Al-Mubarakfuri, Syaikh Shafiyyurrahman. 2021. Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 9. Jakarta: Pustaka Ibnu Katsir. | Going to Jannah
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

