Pernahkah kita merasa begitu jauh dari Allah karena banyaknya dosa yang telah dilakukan? Pernahkah kita mengira bahwa kesalahan masa lalu terlalu besar untuk diampuni?
Jika pernah, jangan biarkan rasa bersalah membuat kita berputus asa. Selama masih hidup, pintu taubat masih terbuka. Rahmat Allah begitu luas, bahkan melampaui apa yang mampu kita bayangkan.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah berfirman,
لَمَّا قَضَى اللَّهُ الْخَلْقَ كَتَبَ فِي كِتَابِهِ فَهُوَ عِنْدَهُ فَوْقَ الْعَرْشِ إِنَّ رَحْمَتِي غَلَبَتْ غَضَبِي
“Ketika Allah menetapkan penciptaan makhluk, Dia menulis dalam kitab-Nya yang berada di sisi-Nya, di atas Arasy: ‘Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku.’” (HR. Bukhari, no. 3194).
BACA JUGA: Keutamaan Membaca Al-Qur’an: Diliputi Rahmat Allah
Hadis ini mengajarkan betapa luasnya rahmat Allah. Namun, bukan berarti kita boleh meremehkan dosa atau merasa aman tanpa bertaubat. Justru, keluasan rahmat-Nya seharusnya membuat kita semakin berharap, semakin takut berbuat maksiat, dan semakin bersungguh-sungguh memperbaiki diri.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.’” (QS. Az-Zumar: 53).
Ayat ini bukan ajakan untuk terus bergelimang dosa, melainkan panggilan agar kita kembali kepada-Nya. Sebesar apa pun kesalahan kita, jangan menutup jalan pulang yang telah Allah bukakan melalui taubat.
BACA JUGA: Rahmat Allah pada Hamba-Nya saat Dimasukkan ke Dalam Kubur
Jika pernah meninggalkan shalat, mulailah menjaganya. Jika pernah menyakiti orang lain, berusahalah meminta maaf dan mengembalikan haknya. Jika pernah terjerumus dalam maksiat, tinggalkanlah dan mohon ampun kepada Allah dengan sungguh-sungguh.
Jangan menunggu menjadi manusia sempurna untuk kembali kepada Allah. Kembalilah justru karena kita penuh kekurangan dan membutuhkan rahmat-Nya.
Jangan putus asa dari rahmat Allah, tetapi jangan pula menjadikan rahmat-Nya sebagai alasan untuk meremehkan dosa. Berjalanlah menuju ampunan-Nya dengan hati yang penuh harap, taubat yang tulus, dan amal saleh yang terus diperjuangkan.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

