Home » Empat Tanda Kesengsaraan yang Harus Kita Waspadai

Empat Tanda Kesengsaraan yang Harus Kita Waspadai

Apakah kita segera beramal karena sadar hidup ini singkat?

by Abu Umar
0 comments 97 views

Tidak semua kesengsaraan terlihat dari wajah yang murung.

Ada manusia yang tampak bahagia di hadapan manusia, tetapi hatinya sedang jauh dari Allah.

Al-Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata:

“Empat tanda kesengsaraan: kerasnya hati, mata yang tidak bisa menangis, panjang angan-angan, dan rakus terhadap dunia.” (Az-Zuhd li Ibni Abi Ad-Dunya, no. 36)

Cobalah kita berhenti sejenak dan memeriksa hati.

Pertama, kerasnya hati.

Nasihat tidak lagi menyentuh. Ayat Al-Qur’an tidak lagi menggugah. Dosa dilakukan tanpa rasa takut, sementara kebaikan terasa berat untuk dikerjakan.

Allah berfirman, “Kemudian setelah itu hati kalian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.” (Al-Baqarah: 74).

BACA JUGA: Tanda Sehatnya Iman

Kedua, mata yang tidak bisa menangis.

Bukan berarti setiap orang yang tidak menangis pasti keras hatinya. Namun ketika dosa tidak lagi membuat kita takut, kematian tidak lagi membuat kita teringat akhirat, dan ayat-ayat Allah tidak lagi menggugah hati, kita patut khawatir.

Ketiga, panjang angan-angan.

Kita merasa masih memiliki banyak waktu.

“Nanti saja bertaubat.”

“Nanti kalau sudah tua, saya akan lebih rajin beribadah.”

Padahal tidak seorang pun mengetahui kapan ajal akan menjemput.

Keempat, rakus terhadap dunia.

Bukan memiliki harta yang tercela. Yang berbahaya adalah ketika dunia memenuhi hati hingga akhirat terlupakan.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah harta, niscaya dia menginginkan yang ketiga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Saudaraku, empat tanda ini bukan untuk membuat kita sibuk menilai orang lain.

BACA JUGA: Tiga Tanda Orang yang Hasad

Justru ia adalah cermin untuk melihat diri sendiri.

Apakah hati kita masih lembut ketika mengingat Allah?

Apakah mata kita masih basah karena takut kepada-Nya?

Apakah kita segera beramal karena sadar hidup ini singkat?

Dan apakah dunia masih berada di tangan kita, atau justru sudah menguasai hati kita?

Semoga Allah melembutkan hati kita, memendekkan angan-angan kita terhadap dunia, dan menjadikan akhirat sebagai tujuan terbesar kehidupan kita. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119