Home IbadahTiga Perdagangan yang Tidak Mengenal Rugi

Tiga Perdagangan yang Tidak Mengenal Rugi

Harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidaklah berkurang di sisi-Nya. Justru itulah harta yang menjadi bekal untuk kehidupan akhirat.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Dalam kehidupan, perdagangan biasanya dilakukan untuk mendapatkan keuntungan. Ada modal yang dikeluarkan, ada barang yang diperjualbelikan, lalu ada harapan mendapatkan hasil yang lebih besar. Namun, ada perdagangan yang justru dijamin Allah tidak akan pernah mengalami kerugian.

Perdagangan itu bukan dengan manusia, melainkan perdagangan dengan Allah. Modalnya berupa amal saleh, sementara keuntungannya jauh lebih besar daripada keuntungan dunia.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitabullah (Al-Qur’an), mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi.” (QS. Fathir: 29).

BACA JUGA: Kerugian Memakan Bangkai

Ayat ini menyebutkan tiga amalan yang menjadi bagian dari perdagangan yang tidak akan merugi.

1. Membaca Al-Qur’an

Amalan pertama adalah membaca Kitabullah. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan untuk mendapatkan pahala, tetapi juga petunjuk bagi kehidupan.

Setiap huruf yang dibaca memiliki nilai di sisi Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.” (HR. Tirmidzi).

Karena itu, jangan menunggu memiliki waktu luang untuk membaca Al-Qur’an. Sisihkan waktu setiap hari, meskipun hanya beberapa ayat.

2. Mendirikan Shalat

Perdagangan kedua adalah mendirikan shalat. Bukan hanya mengerjakannya, tetapi menjaga shalat dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, dan berusaha menghadirkan hati di dalamnya.

Shalat merupakan hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya. Kesibukan dunia boleh padat, tetapi jangan sampai membuat shalat menjadi perkara yang ditunda-tunda.

BACA JUGA: 3 Hal dalam Surat Al-‘Ashr: Manusia dalam Kerugian, Saling Menasihati, dan Bersabar

3. Menginfakkan Rezeki

Yang ketiga adalah menginfakkan sebagian rezeki, baik secara diam-diam maupun terang-terangan.

Harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidaklah berkurang di sisi-Nya. Justru itulah harta yang menjadi bekal untuk kehidupan akhirat.

Maka, Sahabat Islampos, jangan hanya sibuk mencari perdagangan yang menguntungkan di dunia. Carilah pula perdagangan yang keuntungannya kekal.

Baca Al-Qur’an, dirikan shalat, dan keluarkan sebagian rezeki di jalan Allah. Sebab itulah perdagangan yang dijanjikan tidak akan pernah merugi. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119