Dajal adalah salah satu fitnah terbesar yang akan muncul menjelang akhir zaman. Ia adalah Almasih Ad-Dajal, sang pendusta, yang dalam berbagai hadis Nabi digambarkan sebagai sosok dengan cacat pada salah satu matanya.
Kemunculannya bukan perkara kecil. Dajal akan membawa fitnah yang sangat besar dan berusaha menyesatkan manusia dengan berbagai tipu daya. Ia bahkan mengaku memiliki sifat-sifat ketuhanan, padahal dirinya hanyalah makhluk Allah.
Lalu, siapa yang akan menjadi pengikutnya?
Dalam Musnad Ahmad, diriwayatkan dari Utsman bin Abi Al-Ash bahwa Rasulullah saw. bersabda tentang para pengikut Dajal. Di antara mereka terdapat banyak orang Yahudi dan wanita.
BACA JUGA: Dajal Buta Sebelah
Dalam Shahih Muslim, dari Anas bin Malik, Rasulullah saw. bersabda,
يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُودِ أَصْبَهَانَ سَبْعُونَ أَلْفًا عَلَيْهِمُ الطَّيَالِسَةُ
“Dajal akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi dari Isfahan, mereka mengenakan pakaian yang disebut thayalisah.”
Hadis ini menunjukkan bahwa di antara kelompok yang mengikuti Dajal terdapat kaum Yahudi dalam jumlah besar dari wilayah Isfahan.
Abu Nu’aim juga menuturkan tentang sebuah desa di wilayah Isfahan yang dahulu dikenal dengan nama Al-Yahudiyyah. Desa tersebut dihuni oleh orang-orang Yahudi hingga masa Ayyub bin Ziyad, penguasa Mesir pada masa Khalifah Al-Mahdi bin Al-Manshur Al-Abbasi. Setelah kaum Muslim mulai masuk ke wilayah tersebut, orang-orang Yahudi semakin terdesak.
Dalam sebagian keyakinan Yahudi, terdapat kepercayaan mengenai sosok Almasih yang akan muncul di akhir zaman dan mengembalikan kejayaan serta kekuasaan mereka. Namun, keyakinan tersebut tidak sesuai dengan penjelasan Islam tentang Almasih.
BACA JUGA: Kabut sebagai Salah Satu Tanda Besar Kiamat
Dalam Islam, Almasih yang membawa petunjuk adalah Isa bin Maryam. Sementara Dajal disebut sebagai Almasih Ad-Dajal, yakni Almasih sang pendusta.
Keduanya bukanlah sosok yang sama.
Justru, Isa bin Maryam akan turun di akhir zaman dan membunuh Dajal. Para pengikut Dajal yang memilih kesesatan juga akan menghadapi akibat dari pilihan mereka.
Karena itu, kisah Dajal bukan sekadar cerita tentang siapa yang akan mengikutinya. Ia adalah peringatan bagi setiap Muslim agar tidak mudah tertipu oleh kekuatan, keajaiban palsu, propaganda, maupun klaim yang menyesatkan.
Fitnah Dajal begitu besar. Maka keselamatan bukan terletak pada kekuatan manusia, melainkan pada iman, tauhid, ilmu, dan keteguhan mengikuti petunjuk Allah dan Rasul-Nya. []
Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi / Cetakan 1, Mei 2002
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

