Bagaimana posisi imam dan makmum jika shalat berjamaah hanya dilakukan oleh dua orang?
Jawabannya, apabila seorang laki-laki menjadi imam dan seorang laki-laki menjadi makmum, maka makmum berdiri di sebelah kanan imam dan posisinya sejajar dengan imam.
Ini merupakan tuntunan yang dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ.
Ibnu Abbas رضي الله عنهما menceritakan:
فَجِئْتُ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ، فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ
Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas رضي الله عنهما menceritakan bahwa ia datang menemui Rasulullah ﷺ ketika beliau sedang melaksanakan shalat pada akhir malam. Ibnu Abbas kemudian ikut shalat bersama beliau. Rasulullah ﷺ mengambil tangannya dan memindahkannya hingga berdiri sejajar di sebelah kanan beliau.
“Aku datang kepada Rasulullah ﷺ ketika beliau sedang melaksanakan shalat pada akhir malam. Aku pun berdiri dan shalat di belakang beliau. Kemudian beliau memegang tanganku dan menarikku hingga aku berdiri sejajar dengan beliau.” (HR. Ahmad, 1/330; dishahihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth dalam Takhrij Musnad Ahmad)
BACA JUGA: Akibat Shalat Berjamaah
Hadis ini menjadi salah satu dalil bahwa ketika shalat berjamaah hanya terdiri dari imam dan satu makmum laki-laki, posisi makmum adalah di sebelah kanan imam, bukan di belakangnya.
Bagaimana Jika Makmumnya Wanita?
Jika seorang wanita menjadi makmum bagi imam laki-laki, maka wanita tersebut berdiri di belakang imam, bukan sejajar di sebelah kanannya.
Adapun jika shalat berjamaah hanya dilakukan oleh dua orang wanita, terdapat pembahasan fikih di kalangan ulama mengenai posisi imam wanita dan makmumnya. Pendapat yang masyhur di kalangan ulama adalah keduanya berdiri sejajar, dengan imam berada di tengah atau sedikit lebih maju dari makmum.
Karena itu, penting untuk memahami bahwa posisi dalam shalat berjamaah tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah orang, tetapi juga oleh siapa yang menjadi imam dan siapa yang menjadi makmum.
Saudaraku, perkara seperti ini mungkin terlihat sederhana.
Namun, justru dalam perkara-perkara sederhana itulah kita belajar untuk mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.
Ketika hanya ada dua orang yang hendak shalat berjamaah, jangan sampai bingung menentukan posisi.
Jika keduanya laki-laki, makmum berdiri di sebelah kanan imam dan sejajar dengannya.
BACA JUGA: Saf Terbaik bagi Wanita dalam Shalat Berjamaah
Inilah salah satu bentuk kesempurnaan syariat Islam.
Bahkan cara berdiri dalam shalat pun telah diajarkan.
Maka, jangan merasa bahwa mengikuti sunnah hanya berlaku untuk perkara-perkara besar.
Dalam ibadah, perkara kecil sekalipun layak diperhatikan.
Sebab, tujuan kita bukan sekadar menyelesaikan shalat.
Kita ingin melaksanakan shalat sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah ﷺ.
Semoga Allah memberikan kepada kita ilmu yang benar dan kemampuan untuk mengamalkannya.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

