Bangun tidur adalah salah satu nikmat besar yang sering kita lupakan. Ketika tidur, kita tidak mengetahui apa yang terjadi di sekitar kita. Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk kembali membuka mata, menghirup udara, bergerak, dan menjalani kehidupan.
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan mengawali hari dengan memuji Allah dan mengingat-Nya. Jangan sampai hal pertama yang dilakukan setelah membuka mata justru langsung memeriksa telepon, membuka media sosial, atau memikirkan urusan dunia.
Ada beberapa doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ untuk dibaca ketika bangun tidur.
1. Memuji Allah karena Dihidupkan Kembali
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.” (HR. Bukhari no. 6325)
Doa ini mengandung pengakuan bahwa hidup dan mati berada di tangan Allah.
Tidur diibaratkan seperti kematian karena manusia kehilangan kesadaran dan tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya. Kemudian Allah mengembalikan kesadarannya ketika ia bangun.
BACA JUGA: Doa Memohon Keteguhan Hati
Karena itu, ketika membuka mata pada pagi hari, hendaknya seorang Muslim segera mengingat Allah dan bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk hidup.
Kalimat “وَإِلَيْهِ النُّشُورُ” (wa ilaihin nusyur) juga mengingatkan kita bahwa sebagaimana Allah membangunkan kita dari tidur, kelak Dia juga akan membangkitkan seluruh manusia dari kematian.
2. Bersyukur atas Kesehatan dan Kesempatan Berdzikir
Ada pula doa lain yang dapat dibaca ketika bangun tidur:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي، وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي، وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesehatan pada jasadku, mengembalikan ruhku, dan mengizinkanku untuk berdzikir kepada-Nya.” (HR. Tirmidzi no. 3401, dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani)
Perhatikan kandungan doa ini.
Seorang Muslim tidak hanya bersyukur karena telah bangun dari tidur. Ia juga bersyukur karena Allah memberikan kesehatan pada tubuhnya, mengembalikan ruhnya, dan memberikan kesempatan untuk kembali mengingat-Nya.
Betapa banyak manusia yang tidur dalam keadaan sehat, tetapi tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk membuka mata kembali.
Maka, ketika kita bangun dalam keadaan sehat, itu bukan sekadar rutinitas.
Itu adalah nikmat.
Dan setiap nikmat seharusnya melahirkan syukur.
Jangan Awali Hari dengan Kelalaian
Pagi hari adalah awal perjalanan kita dalam menjalani satu hari.
Maka, alangkah baiknya jika hari diawali dengan mengingat Allah.
Sebelum memikirkan pekerjaan, ingatlah kepada Allah.
BACA JUGA: Doa yang Dianjurkan Setelah Tasyahhud Akhir Sebelum Salam
Sebelum membuka telepon, bacalah doa.
Sebelum mengejar urusan dunia, bersyukurlah atas kesempatan hidup yang Allah berikan.
Sebab, kita tidak pernah tahu apakah pagi yang kita jalani hari ini akan menjadi pagi terakhir dalam kehidupan kita.
Allah Ta‘ala berfirman:
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
“Maka, ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengingatmu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” (Al-Baqarah: 152)
Bangun tidur bukan hanya pergantian dari malam menuju pagi.
Ia adalah kesempatan baru yang Allah berikan kepada kita untuk memperbaiki amal, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Maka, ketika mata terbuka setelah tidur, jangan lupa mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.”
Karena masih bisa mengucapkannya pun merupakan sebuah nikmat yang sangat besar. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

