Islam adalah agama yang sangat memuliakan ilmu. Bahkan wahyu pertama yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad ﷺ diawali dengan perintah untuk membaca. Dengan ilmu, seseorang dapat mengenal Allah, memahami syariat-Nya, dan menempuh jalan keselamatan menuju surga.
Namun, kemuliaan ilmu tidak hanya terletak pada banyaknya hafalan, luasnya wawasan, atau tingginya kedudukan seseorang di tengah manusia. Kemuliaan ilmu yang sesungguhnya terletak pada sejauh mana ilmu tersebut diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itulah para ulama salaf sangat khawatir apabila ilmu yang mereka pelajari tidak membuahkan amal. Mereka memandang bahwa ilmu tanpa amal bukanlah keberuntungan, melainkan musibah yang dapat menjadi hujah atas diri pemiliknya pada Hari Kiamat.
BACA JUGA: Nikmat Berupa Ibadah
Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
وَالْمِسْكِينُ كُلُّ الْمِسْكِينِ مَنْ ضَاعَ عُمْرُهُ فِي عِلْمٍ لَمْ يَعْمَلْ بِهِ، فَفَاتَتْهُ لَذَّاتُ الدُّنْيَا، وَخَيْرَاتُ الْآخِرَةِ، فَقَدِمَ مُفْلِسًا مَعَ قُوَّةِ الْحُجَّةِ عَلَيْهِ
“Orang yang paling kasihan adalah yang menyia-nyiakan umurnya dalam mencari ilmu, tetapi tidak mengamalkannya. Terluputlah darinya kelezatan-kelezatan dunia (karena sibuk menuntut ilmu) dan kebaikan-kebaikan akhirat (karena dia tidak mengamalkan ilmunya). Dia pun datang pada hari kiamat dalam keadaan bangkrut, padahal hujah telah tegak atasnya.”
📚 (Shaidul Khathir, hlm. 144)
Perkataan ini menggambarkan betapa beratnya akibat ilmu yang tidak diamalkan. Seseorang mungkin telah menghabiskan bertahun-tahun untuk belajar, membaca kitab, menghadiri majelis ilmu, bahkan mengajarkan ilmu kepada orang lain. Namun apabila ilmu tersebut tidak membentuk ketaatan dan ketakwaan dalam dirinya, maka ilmu itu justru menjadi saksi yang memberatkannya di hadapan Allah.
Allah Ta’ala mencela orang-orang yang mengetahui kebenaran tetapi tidak mengamalkannya. Di antaranya dalam firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kalian mengatakan sesuatu yang tidak kalian kerjakan? Sangat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kalian mengatakan apa yang tidak kalian kerjakan.”
📖 (QS. Ash-Shaff: 2–3)
Demikian pula Rasulullah ﷺ memperingatkan bahwa di antara manusia yang paling keras azabnya pada Hari Kiamat adalah orang yang berilmu tetapi tidak mengambil manfaat dari ilmunya.
Para salaf dahulu memiliki perhatian besar terhadap pengamalan ilmu. Mereka tidak menjadikan ilmu sekadar bahan diskusi atau kebanggaan intelektual. Setiap kali mempelajari satu masalah, mereka berusaha segera mengamalkannya.
Sebagian ulama berkata:
العِلْمُ يَهْتِفُ بِالْعَمَلِ، فَإِنْ أَجَابَهُ وَإِلَّا ارْتَحَلَ
“Ilmu memanggil amal. Jika amal menjawab panggilannya, ilmu itu akan menetap. Jika tidak, ilmu itu akan pergi.”
Karena itu, ketika kita mempelajari ayat tentang shalat, hendaknya shalat kita semakin baik. Ketika mempelajari hadits tentang kejujuran, hendaknya lisan kita semakin terjaga. Ketika mempelajari hukum-hukum syariat, hendaknya semakin bertambah ketundukan kita kepada Allah.
BACA JUGA:
Tujuan menuntut ilmu bukanlah agar dikenal sebagai orang yang berilmu, tetapi agar semakin dekat kepada Allah dan semakin baik amalnya. Semakin bertambah ilmu seseorang, seharusnya semakin bertambah pula rasa takutnya kepada Allah, sebagaimana firman-Nya:
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
“Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya adalah para ulama.”
📖 (QS. Fathir: 28)
Maka marilah kita menjadikan setiap ilmu yang kita pelajari sebagai sarana untuk memperbaiki diri. Jangan sampai umur habis untuk menuntut ilmu, tetapi amal tetap minim dan akhlak tidak berubah. Sebab ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang melahirkan ketakwaan, membimbing kepada amal saleh, dan menjadi cahaya yang mengantarkan pemiliknya menuju ridha Allah dan surga-Nya. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

