Perbuatan jelek yang bisa merusak akhlak dan kepribadian seorang muslim di antaranya adalah kebiasaan mencari-cari aib dan kesalahan orang lain, dan kemudian dibeberkan kepada orang banyak.
Rasulullah ﷺ dalam sabdanya melarang keras perbuatan seperti ini, sebagaimana yang diriwayatkan oleh sahabat al-Abbas r.a.,
مَنْ سَتَرَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ سَتَرَ اللَّهُ عَوْرَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَشَفَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ كَشَفَ اللهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ بِهَا فِي بَيْتِهِ
“Barangsiapa menutupi kejelekan saudaranya yang Muslim maka Allah akan menutupi kejelekannya besok di hari Kiamat. Barangsiapa membeberkan kejelekan saudaranya yang muslim maka Allah akan membeberkan kejelekan-kejelekannya termasuk aib-aib yang terjadi di dalam rumahnya.” (HR Ibnu Maajah)
BACA JUGA: Mengintip Aib Diri
Salah seorang as-Salafus Shaalih pernah berkata, “Saya pernah bertemu dengan suatu kaum yang tidak mempunyai aib. Namun suatu saat mereka membicarakan aib orang lain, hingga akhirnya aib-aib mereka pun dibeberkan oleh orang lain. Saya juga pernah melihat suatu kaum yang mempunyai aib, namun mereka sanggup menahan diri untuk tidak membeberkan aib-aib orang lain, dan saya perhatikan aib-aib mereka terlupakan begitu saja.”
Mencari-cari aib orang lain adalah tanda-tanda kemunafikan dan indikator bahwa iman seseorang masih lemah. Sahabat Abdullah Ibnu Umar meriwayatkan bahwa suatu hari Rasulullah ﷺ naik ke atas mimbar dan menyampaikan khotbah dengan suara yang keras, “Wahai orang yang telah menyatakan Islam dengan lisannya, namun keimanan belum merasuk ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti umat Islam, jangan pula membuka aib dan mencari-cari aib mereka.
BACA JUGA: Doa Agar Telepas dari Hutang
“Ketahuilah sesungguhnya orang yang suka mencari-cari aib saudara-nya yang muslim, maka Allah akan mencari-cari aibnya (dengan sangat teliti). Dan barangsiapa yang aibnya diteliti oleh Allah maka Allah akan membuatnya malu. (Semua aibnya akan diteliti oleh Allah, sampai) aib yang dilakukan di dalam rumahnya (yang kebanyakan orang tidak mengetahuinya).” (HR Abu Dawud dan Ahmad) []
Sumber: Akhlak Rasul, Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hisyami / Penerbit: Gema Insani Press / Cetakan Kedelapan, Dzulhijjah 1441 H / Agustus 2019 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

