Di hari-hari Syawal, suasana silaturahmi masih sangat terasa. Ada yang datang bertamu, ada pula yang menjadi tuan rumah. Dalam kondisi seperti ini, sebagian orang merasa bingung: bolehkah menunda puasa Syawal atau bahkan membatalkan puasa sunnah karena menghormati tamu atau tuan rumah?
Jawabannya, boleh, bahkan dalam kondisi tertentu hal itu dianjurkan demi menjaga adab, memuliakan saudara, dan menumbuhkan kebahagiaan di antara sesama muslim.
BACA JUGA: Kapankah Boleh Mulai Puasa Syawal?
Al-Khatib Asy-Syarbini rahimahullah menjelaskan:
ﻓﺈﻥ ﻛﺎﻥ ﻫﻨﺎﻙ ﻋﺬﺭ ﻛﻤﺴﺎﻋﺪﺓ ﺿﻴﻒ ﻓﻲ ﺍﻷﻛﻞ ﺇﺫﺍ ﻋﺰ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻣﺘﻨﺎﻉ ﻣﻀﻴﻔﻪ ﻣﻨﻪ، ﺃﻭ ﻋﻜﺴﻪ ﻓﻼ ﻳﻜﺮﻩ ﺍﻟﺨﺮﻭﺝ ﻣﻨﻪ، ﺑﻞ ﻳﺴﺘﺤﺐ، ﻟﺨﺒﺮ
“Jika terdapat udzur seperti menemani tamu untuk makan, tidak berat baginya (tidak ada rasa ‘tidak enak’) menemani tamunya makan atau sebaliknya (tidak berat bagi tuan rumah), maka tidak dimakruhkan membatalkan puasa sunnah bahkan dianjurkan untuk kebaikan.” [Mughni Al-Muhtaj, 1/448]
Keterangan ini menunjukkan indahnya syariat Islam. Islam bukan agama yang kaku, tetapi agama yang penuh hikmah, adab, dan kasih sayang. Puasa Syawal memang amalan mulia, tetapi menjaga hati saudara muslim juga termasuk amal yang agung.
Terkadang seorang tamu merasa sungkan jika tuan rumah tidak ikut makan. Sebaliknya, ada pula tuan rumah yang merasa tidak enak jika tamunya hanya duduk tanpa menyentuh hidangan. Dalam keadaan seperti ini, membatalkan puasa sunnah demi memuliakan saudara bisa menjadi sikap yang lebih utama.
BACA JUGA: Puasa Enam Hari di Bulan Syawal: Keutamaan dan Hukumnya
Namun perlu dipahami, ini berlaku untuk puasa sunnah, bukan puasa wajib seperti qadha Ramadhan atau nazar. Adapun puasa Syawal, waktunya masih panjang selama bulan Syawal masih ada. Karena itu, tidak perlu tergesa-gesa, apalagi sampai mengorbankan adab dan silaturahmi.
Maka, jika suasana lebaran mengharuskan kita menunda puasa Syawal, tidak mengapa. Niat baik tetap ada, dan kesempatan berpuasa masih terbuka. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara ibadah kepada Allah dan akhlak mulia kepada sesama manusia. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

