Shalat Ied adalah syiar besar kaum muslimin.
Dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Pada Idul Fitri dan Idul Adha.
Hukumnya sunnah muakkadah.
Sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Dilakukan secara berjamaah.
Di tanah lapang lebih utama.
Waktunya dimulai setelah matahari terbit.
Sekitar setinggi tombak.
Dan berakhir sebelum masuk waktu zhuhur.
BACA JUGA: Hukum dan Tata Cara Mengusap Kedua Telinga dalam Wudhu
Shalat Ied tidak didahului adzan.
Tidak pula iqamah.
Tidak ada shalat sunnah sebelum dan sesudahnya di tempat shalat.
Shalat ini terdiri dari dua rakaat.
Pada rakaat pertama,
dimulai dengan takbiratul ihram.
Kemudian membaca doa iftitah.
Setelah itu, membaca takbir tambahan.
Sebanyak tujuh kali.
Di antara takbir, disunnahkan berdzikir.
Memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi ﷺ.
Lalu membaca Al-Fatihah.
Dilanjutkan dengan surat.
Disunnahkan membaca Al-A’la.
Kemudian rukuk.
Sujud seperti biasa.
Bangkit ke rakaat kedua.
Bertakbir saat berdiri.
Lalu membaca takbir tambahan.
Sebanyak lima kali.
Kemudian membaca Al-Fatihah.
Dilanjutkan dengan surat.
Disunnahkan membaca Al-Ghasyiyah.
Setelah itu, rukuk dan sujud.
Sampai salam.
Setelah shalat, ada khutbah.
Dilakukan dua khutbah.
Seperti khutbah Jumat.
Namun mendengarkannya sunnah.
BACA JUGA: Tata Cara Berbuka Puasa Sesuai Sunnah
Disunnahkan memperbanyak takbir.
Sejak malam hari raya.
Sampai pelaksanaan shalat.
Shalat Ied adalah momen kebersamaan.
Penuh kegembiraan.
Namun tetap dalam ketaatan.
Mari kita hidupkan sunnah ini.
Dengan ilmu dan keikhlasan.
Semoga Allah menerima amal kita.
Dan menjadikan hari raya penuh berkah. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

