Home RamadhanHadits Pembagian Ramadhan Menjadi 3 Bagian: Benarkah Shahih?

Hadits Pembagian Ramadhan Menjadi 3 Bagian: Benarkah Shahih?

Hadits shahih ini menunjukkan bahwa ampunan Allah terbuka sepanjang bulan Ramadhan bagi siapa saja yang berpuasa dengan iman dan penuh harap kepada-Nya.

by Abu Umar
0 comments 102 views

Di tengah masyarakat, tersebar sebuah hadits yang menyatakan bahwa bulan Ramadhan terbagi menjadi tiga bagian:

Sepuluh hari pertama adalah rahmat.

Sepuluh hari kedua adalah ampunan.

Sepuluh hari terakhir adalah pembebasan dari api neraka.

Teks hadits tersebut berbunyi:

أَوَّلُ شَهْرِ رَمَضَانَ رَحْمَةٌ وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ

“Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Status Hadits

Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Mahamili dalam Amaliyyah (no. 293) dan Ibnu ‘Adi dalam Al-Kamil fi Dhu’afa (6/512). Namun, para ulama hadits menilai riwayat ini sebagai hadits dhaif (lemah), bahkan munkar.

BACA JUGA:  Puasa dan Al-Qur’an, Pemberi Syafa’at di Bulan Ramadhan

Salah satu sebab kelemahannya adalah adanya perawi bernama Ali bin Zaid bin Jud’an. Para ulama jarh wa ta’dil memberikan penilaian negatif terhadapnya:

Yahya bin Ma’in berkata: “Ia dhaif dalam segala hal.”

Imam Ahmad mengatakan: “Dhaiful hadits.”

Ad-Daruquthni menyebutkan: “Fihi layyin (padanya terdapat kelemahan).”

Ali Al-Madini berkata: “Ia dhaif menurut kami.”

Adz-Dzahabi menyatakan bahwa ia seorang hafizh, namun tidak tsabt (tidak kuat hafalannya).

Hadits ini juga didhaifkan oleh sejumlah pakar hadits seperti Al-‘Aini dalam ‘Umdatul Qari, Al-Mundziri dalam At-Targhib wat Tarhib, serta Al-Albani dalam Takhrij Al-Misykah dan Silsilah Adh-Dhaifah (no. 871). Bahkan Abu Hatim Ar-Razi dalam Al-‘Ilal menilainya sebagai hadits munkar, karena bertentangan dengan riwayat-riwayat shahih lainnya.

Ramadhan Seluruhnya Penuh Rahmat

Riwayat-riwayat shahih menunjukkan bahwa rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka terdapat di seluruh bulan Ramadhan, bukan hanya pada sepertiganya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

BACA JUGA:  Ramadhan di Makkah dan Pahala 100 Ribu Bulan

Hadits shahih ini menunjukkan bahwa ampunan Allah terbuka sepanjang bulan Ramadhan bagi siapa saja yang berpuasa dengan iman dan penuh harap kepada-Nya.

Dengan demikian, tidak tepat membatasi rahmat, ampunan, dan pembebasan dari neraka hanya pada bagian-bagian tertentu dari Ramadhan. Seluruh bulan Ramadhan adalah musim kebaikan, rahmat, dan peluang besar untuk meraih ampunan serta keselamatan dari api neraka. []

DISARIKAN DARI TAUSIYAH USTADZ DR. FIRANDA ANDIRJA, Lc., MA.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119