Pertanyaan: Asy Syaikh yang mulia ditanya, apakah hukum riya?
Jawaban: Riya adalah syirik kecil. Karena manusia membuat tandingan dengan seseorang selain Allah dalam ibadahnya. Kadang-kadang bisa sampai kepada syirik yang besar. Ibnul Qayyim rahimahullah membuat contoh dalam syirik kecil dengan riya’ yang sedikit, ini menunjukkan bahwa banyak diantara riya’ kadang-kadang bisa sampai kepada syirik besar.
BACA JUGA: Kenapa Hewan Saling Diqisas Satu Sama Lain Padahal Bukan Mukallaf?
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman
قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَى إِلَى أَنَّمَا الأَهُكُمْ إِلَهُ وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لقاء ربه فليعمل عملاً صالحا ولا يشرك بعبادة ربه أَحَدًا (١١٠)
Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Rabb kamu tu adalah Rabb yang Esa.” Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah is mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Rabbnya.” (QS. al-Kahfi: 110)
Amal yang shalih adalah yang benar dan murni. Murni maksudnya apa yang ditujukan untuk wajah Allah semata. Dan benar adalah apa yang sesuai dengan syari’at Allah.
BACA JUGA: Kapan Orang-orang Mukmin Saling Diqisas Satu Sama Lain?
Maka apa yang ditujukan untuk selain Allah bukanlah amal shalih dan apa yang keluar dari syari’at Allah bukanlah amal shalih dan tertolak bagi yang mengerjakannya. Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam “Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang tidak ada perintah dari kami (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) maka amalan tersebut adalah tertolak.” (Muttafaq ‘alaih) []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

