Home Yaumul HisabKapan Orang-orang Mukmin Saling Diqisas Satu Sama Lain?

Kapan Orang-orang Mukmin Saling Diqisas Satu Sama Lain?

Setelah mereka melintasinya, mereka diberhentikan di atas jembatan yang ada di antara surga dan neraka.

by Abu Umar
0 comments 208 views

Orang-orang mukmin saling diqisas satu sama lain setelah mereka melintasi shirath, setelah melintasi jembatan yang terbentang antara surga dan neraka, setelah itu mereka saling diqisas satu sama lain saat mereka berada di atas jembatan, karena di sanalah mereka dibersihkan, setelah itu mereka masuk surga dengan izin Rabb.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri dari Rasulullah, beliau bersabda:

إِذَا خَلَصَ الْمُؤْمِنُونَ مِنَ النَّارِ حُبِسُوا بِقَنْطَرَةٍ بَيْنَ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ، فَيَتَقَاصُّونَ مَظَالَمَ كَانَتْ بَيْنَهُمْ فِي الدُّنْيَا حَتَّى إِذَا نُقُوا وَهُذَّبُوا أُذِنَ هُمْ بِدُخُولِ الْجَنَّةِ، فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَأَحَدُهُمْ بِمَسْكَنِهِ فِي الْجَنَّةِ أَدَلُّ بِمَنْزِلِهِ كَانَ فِي الدُّنْيَا

“Ketika orang-orang mukmin dientas dari neraka, mereka tertahan di jembatan yang ada di antara surga dan neraka, mereka saling menyelesaikan kezhaliman-kezhaliman yang terjadi di antara mereka di dunia, setelah mereka dibersihkan, mereka diizinkan masuk surga. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh seseorang dari mereka lebih tahu tempat tinggalnya di surga melebihi tempat tinggalnya di dunia.” (Al-Bukhari, Fathul Bari 5/96)

BACA JUGA: Apa Itu Syafaat dan Pembagiannya?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan dalam kitab Al-Aqidah al-Wasithiyah saat membahas shirath dan jembatan;

Setelah mereka melintasinya, mereka diberhentikan di atas jembatan yang ada di antara surga dan neraka.

Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan qintharah artinya jisr yaitu jembatan kecil. Pada dasarnya kata jisr artinya tempat aliran air pada sungai dan semacamnya.

Ulama berbeda pendapat tentang jembatan ini, apakah ujung jembatan yang ada di atas neraka jahanam, ataukah jembatan tersendiri?

BACA JUGA: Rumah-rumah Surga, untuk Siapa?

Sabda: “Kemudian mereka saling diqisas satu sama lain”, qisas di sini bukan qisas pertama yang ada di pelataran kiamat, karena qisas ini bersifat khusus dengan tujuan untuk membersihkan orang-orang mukmin dari sifat dengki, iri dan marah yang ada di hati.

Qisas ini sama seperti pembersihan, mengingat isi hati tidak bisa dilenyapkan dengan qisas semata. Jembatan yang ada di antara surga dan neraka ini dimaksudkan untuk membersihkan sifat-sifat buruk yang ada di hati hingga mereka masuk surga tanpa ada sedikit pun kedengkian di hati. []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119