Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
“Orang yang mencintai dunia secara berlebihan tidak akan lepas dari tiga macam penderitaan.”
(Ighâtsatul Lahfân, 1/37)
Cinta dunia yang melampaui batas bukan sekadar sikap batin, tetapi sumber kegelisahan hidup. Berikut tiga penderitaan yang pasti menyertai orang yang menjadikan dunia sebagai tujuan utama.
▪️ 1. Kekalutan Pikiran yang Terus Menyertai
Hatinya tidak pernah tenang.
Pikirannya dipenuhi kekhawatiran tentang harta, jabatan, dan masa depan duniawi.
Saat memiliki, ia takut kehilangan. Saat belum memiliki, ia gelisah mengejar.
BACA JUGA: Agar Urusan Duniamu Teratur
Allah Ta‘ala berfirman:
“Barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya kehidupan yang sempit.”
(QS. Thaha: 124)
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:
“Orang yang menjadikan dunia sebagai cita-cita, Allah akan jadikan kefakiran selalu di depan matanya.”
▪️ 2. Kepayahan yang Tiada Henti
Cinta dunia membuat seseorang terus bekerja tanpa batas.
Ia tidak pernah merasa cukup.
Setelah satu keinginan tercapai, muncul keinginan yang lain.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah harta, niscaya ia akan mencari lembah yang ketiga.”
(HR. Bukhari no. 6072 dan Muslim no. 116)
Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Tidaklah hati seorang hamba dipenuhi dunia, kecuali keletihan dan kesedihan akan terus mengiringinya.”
▪️ 3. Penyesalan yang Tiada Berakhir
Penyesalan di dunia karena merasa belum cukup.
Penyesalan di akhirat karena umur habis untuk dunia.
Ketika ajal datang, ia sadar bahwa dunia tidak pernah bisa memuaskan.
Allah Ta‘ala berfirman:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata: ‘Wahai Rabbku, sekiranya Engkau menangguhkan kematianku sedikit waktu lagi…’”
(QS. Al-Munafiqun: 10)
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata:
“Sedikit dari dunia yang mencukupi lebih baik daripada banyak dunia yang melalaikan.”
BACA JUGA: Nabi Nuh: Dunia Ini Seperti Rumah Berpintu 2
Penutup
Cinta dunia bukan sekadar memiliki harta, tetapi menjadikannya tujuan hidup. Barang siapa menjadikan dunia sebagai tujuan, maka ia akan hidup dalam:
kegelisahan,
kelelahan tanpa ujung,
dan penyesalan yang panjang.
Namun barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuan, dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina dan secukupnya.
Semoga Allah membersihkan hati kita dari cinta dunia yang berlebihan dan menggantinya dengan kerinduan kepada akhirat. Aamiin. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

