Home RenunganIffah

Iffah

Abu Bakar Al-Miski pernah ditanya, "Kami selalu mencium aroma wangi ketika bertemu dengan Anda, apa rahasianya?"

by Abu Umar
0 comments 78 views

Seorang salafusholih yang bergelar Al-Miski karena tubuhnya yang wangi, Abu Bakar Al-Miski pernah ditanya, “Kami selalu mencium aroma wangi ketika bertemu dengan Anda, apa rahasianya?”

Al-Miski menjawab, “Demi Allah, aku tidak pernah memakai wewangian seumur hidupku. Adapun sebab tubuhku selalu wangi adalah; dulu ada seorang wanita yang menggodaku, hingga ia mampu mengajakku ke dalam rumahnya lalu mengunci pintunya, kemudian ia memaksaku agar aku mau melayani nafsunya, sehingga aku rasakan dunia terasa begitu sempit saat itu.

BACA JUGA: Shalat Malam: Kemuliaan yang Terlupakan

Maka aku berkata kepadanya; aku ingin membersihkan diriku dulu. Lalu ia menyuruh pembantunya mengantarkanku ke kamar kecil. Ketika aku berada di sana, akupun langsung mengambil kotoran yang berada di dalam kamar kecil itu dan melumurkannya ke seluruh tubuhku, kemudian aku kembali menemui wanita tersebut dengan tubuh yang berlumuran kotoran dan sangat bau. Ketika ia melihatku, iapun terkejut dan menyuruh pembantunya untuk mengusirku dari rumahnya.

Aku segera pulang,  kemudian mandi dan membersihkan diriku. Ketika aku tidur di malam harinya, aku bermimpi ada seseorang yang berkata kepadaku; Engkau telah melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh siapapun, sungguh kami akan mengharumkan tubuhmu di dunia dan di akhirat. Ketika aku bangun maka aroma wangi menyelimuti diriku dan hal itu berlangsung sampai saat ini.” (Kitab Al-Jaza’ min Jinsil ‘Amal,  Al-‘Affani,)

BACA JUGA:  Sunnah Nabi dan Kemuliaan Mengikutinya

Secara bahasa ‘iffah adalah menahan dan menjaga. Adapun secara istilah; menahan diri dari perkara-perkara yang Allah haramkan. Dengan demikian seorang yang ‘afif adalah orang yang bersabar dari perkara-perkara yang diharamkan walaupun jiwanya menginginkannya.

Di dalam Al Qur’an, disebutkan lafazh “Isti’faf” maksudnya adalah: “Permintaan untuk menjaga diri dari sebab-sebab kerusakan, menjauhkan diri dari perbuatan zina dan fitnah wanita.” Hal tersebut sebagaimana firman Allah Swt: “Dan orang-orang yang belum mampu untuk menikah hendaklah menjaga kesucian diri sampai Allah menjadikan mereka mampu dengan karunia-Nya.” (QS. An Nuur: 33) []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119