Home NasihatNasihat-nasihat Imam Hasan Al-Bashri yang Menggetarkan Jiwa

Nasihat-nasihat Imam Hasan Al-Bashri yang Menggetarkan Jiwa

Hasan al-Bashri pernah mendengar seseorang yang banyak berbicara, lalu beliau mengatakan, "Wahai saudaraku, tahanlah ucapanmu. Ada nasihat yang berbunyi, 'Tidak ada yang paling layak buat dikekang melebihi ucapan'."

by Abu Umar
0 comments 266 views

Imam Hasan Al-Bashri mengatakan, “Sesungguhnya tidak sempurna agama orang yang tidak memiliki harga diri.”

Hasan menjelaskan, “Seandainya ada orang yang menahan bahan makanan selama 40 hari untuk menunggu harganya naik, lalu berakhir dengan diolah dan dibuat roti, kemudian dibagi untuk orang-orang miskin, maka ia tidak terbebas dari dosanya tadi.”

Beliau mengatakan, “Bertetangga yang baik itu bukan sekedar tidak mengganggu, tetapi juga tidak ambil hati saat diganggu.”

Beliau berkata juga, “Siapa yang memiliki empat hal ini, maka Allah akan melindunginya dari godaan setan dan menyelamatkannya dari neraka: yaitu tetap menjaga diri (sesuai aturan agama] di saat:
ketakutan,
sangat berambisi,
marah,
gejolak syahwat.”

BACA JUGA:  Imam Hasan Al-Bashri dan Akhlak Terpuji

Hasan memberikan pandangan, “Ilmu: warisan yang terbaik. Adab: kawan paling setia. Takwa: bekal yang terbaik. Ibadah: niaga yang paling menguntungkan. Akal: penuntun paling mahir. Akhlak mulia: teman yang terbaik. Sabar: penasihat yang terbaik. Qanaah: kekayaan yang tertinggi. Hidayah: penolong terbaik. Ingat mati: penasihat paling handal.”

Beliau pun mengingatkan, “Janganlah menjadi orang yang senang mengumpulkan ilmu para alim dan kalimat hikmah para tokoh, tetapi dalam menjalankan aturan-aturan agama seperti orang yang tidak belajar.”

Hasanmengatakan, “Barangsiapayangmengamalkan empat hal ini, maka Allah akan memasukkannya ke surga dan mencurahkan rahmat buatnya: berbakti kepada kedua orang tuanya, ramah kepada budaknya, peduli kepada anak yatim, dan menolong orang yang susah.”

Hasan memberi peringatan, “Sungguh, sifat dengki dalam diri seorang muslim akan sangat merusak agamanya; bahkan melebihi kecepatan penyakit ganas saat menyebar dan merusak tubuh.”

Beliau mengatakan, “Ada riwayat bahwa Rasulullah bersabda: ilmu ada dua;

ilmu di hati, dan itulah ilmu yang bermanfaat.

Dan ilmu yang sekadar diucapkan: itulah ilmu yang menjadi tuntutan Allah kepada hamba (pada hari kiamat).” (Dha’if [Dha’if at-Targhib, 68). H.R. Al-Khathib (Tarikh Baghdad, 4/346).

Beliau berkata, “Seorang mukmin cerdas dan pemikir. Yaitu setiap Allah memberikan tambahan nikmat, bertambah pula rasa takutnya kepada Allah.”

Hasan menuturkan: Amalannya sangat baik dan rasa takutnya kepada Allah kuat, itulah orang yang beriman.

Seandainya dia berinfak emas sepenuh bumi di jalan Allah, belum juga dia bisa merasa aman sampai melihat langsung (di akhirat). Di benaknya, “Mungkin aku tidak akan selamat, aku tidak akan selamat.”

Sedang orang munafik mengatakan, “Kotoran dosa manusia banyak. Apa artinya dosaku jika dibanding dosa orang-orang? Allah Maha Penyayang, Dia pasti mengampuniku.”

Kemudian beliau berkata, “Hai manusia! Dirimu banyak berbuat dosa, tetapi berangan-angan panjang kepada Allah.”

Hasan mengatakan, “Orang yang akhlaknya buruk, akan tersiksa jiwanya. Orang yang hartanya menggunung, maka banyak kesalahannya. Dan orang yang banyak bicaranya, bakal banyak salahnya.”

Beliau berkata, “Jika tanpa petunjuk ilmu agama, maka hidup manusia akan seperti hewan.”

Diriwayatkan bahwa Hasan berkata: Umar bin Khatthab mengatakan, “Termasuk yang menguatkan ikatan cinta saudaramu kepadamu adalah engkau mengucapkan salam lebih dulu ketika bertemu, memanggilnya dengan panggilan yang paling dia sukai, dan memberi tempat duduk yang luang buatnya di majelis.”

Hasan pun mengatakan, “Salafus Saleh (sahabat nabi] telah mengajari kalian adab terpuji dan akhlak mulia, maka pelajarilah dari mereka, semoga Allah merahmati kalian.”

Hasan berkata, “Lihat kita, jika bertemu sahabat, antusias bertanya kabarnya dan bahkan mendoakan ‘Semoga Allah mengampuni kita dan memasukkan kita ke surga.’

Tetapi jika sudah ada urusan dinar dan dirham, berubah total! (Artinya: banyak orang bisa akrab dengan saudaranya ketika tidak dirugikan dunianya. Tetapi ketika ada satu dua sikap yang menurutnya membahayakan keuangannya, la pun berubah dan mulai menjaga jarak. Berbeda dengan jalan salaf lebih sering mementingkan untuk membantu saudaranya daripada hajat pribadinya sendiri)

“Celaka kalian! Tidak seperti itu Salafus Saleh. Mengapa tidak meniru mereka padahal sudah jelas diperintahkan agar menjadikan mereka sebagai contoh?”

Beliau juga mengatakan, “Wahai manusia! Kenapa di kondisi aman kita akrab dan dekat, tetapi waktu ada yang susah kita menjauh. Tidak demikian hubungan di kalangan sahabat Rasulullah. Kita memohon kepada Allah agar menjaga kita dari menyelisihi mereka.”

Hasan al-Bashri pernah mendengar seseorang yang banyak berbicara, lalu beliau mengatakan, “Wahai saudaraku, tahanlah ucapanmu. Ada nasihat yang berbunyi, ‘Tidak ada yang paling layak buat dikekang melebihi ucapan’.”

BACA JUGA:  Imam Hasan Al-Bashri dan Nasihatnya tentang Orang yang Mati

Dan diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,

وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسُ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ فِي النَّارِ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ

“Sungguh, ada orang-orang yang diseret di atas wajahnya di dalam neraka dikarenakan ucapannya.” (26 Shahih. H.R. At-Tirmidzi (2616), Ibnu Majah (3973).

Hasan juga mengatakan, “Lisan orang berilmu ada di belakang hatinya. Artinya jika ingin berbicara, dia berpikir dulu; apabila bernilai baik untuknya, maka dia berucap; dan jika akan merugikannya, maka dia diam.

Berbeda dengan orang jahil, lisannya ada di depan hatinya. Jika ingin berbicara apa saja, maka dia keluarkan.” []

t lewat sehari, hilang pula sebagian dari dirimu.” []

Sumber: Kumpulan Nasihat Bijak untuk Hidup Lebih Bermakna Hasan al-Bashri / Al-Imam Abul Faraj Ibnul Jauzi / Penerbit: Al-Abror Media

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119