Home Tanya JawabTuduhan yang Berlawanan di antara 2 asy-Syaikh, yaitu Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin ‘Abdul Wahhab

Tuduhan yang Berlawanan di antara 2 asy-Syaikh, yaitu Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin ‘Abdul Wahhab

Pada zaman Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dipegang oleh ahli kalam maka perkataan beliau yang mulia tentang sifat dan apa yang berhubungan dengannya lebih banyak dari segi ini.

by Abu Umar
0 comments 228 views

Pertanyaan: Bagaimana pendapat anda yang mulia tentang perkataan: sesungguhnya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ketika menerangkan aqidah tidak menerangkan semua aqidah tetapi hanya menerangkan tauhid asma’ wash shifat saja. Sedangkan asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab -rahimahullah- tatkala menerangkan aqidah tidak menerangkannya kecuali tentang tauhid uluhiyyah saja?

BACA JUGA:  Hukum Menyembelih untuk Selain Allah

Jawaban: Kami katakan ini adalah sebuah dakwaan, dan suatu dakwaan tidak bisa diterima kecuali dengan menunjukkan bukti, hal itu terjadi mungkin karena orang yang menuduh itu tidak meneliti dan menguasai secara menyeluruh kitab-kitab yang ditulis oleh kedua Syaikh tersebut dalam masalah tauhid atau mungkin dia mempunyai tujuan tertentu dalam dakwaan tersebut, yaitu ingin membandingkan kemampuan kedua Syaikh tersebut yang mana Allah I telah memberi nikmat kepada mereka berdua.

Syaikhul Islam -rahimahullah-, beliau telah berbicara panjang lebar tentang tauhid rububiyyah beserta para filosof (kaum pengusung filsafat) dan selainnya. Dan juga tauhid uluhiyyah bahkan beliau mempuyai tulisan tersendiri dalam masalah itu: (Risalah al-Ubudiyyah) semuanya menjelaskan tentang tauhid uluhiyyah demikian pula dengan asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab – rahimahullah – beliau mempunyai tulisan yang banyak tentang hal itu.

BACA JUGA:  Apa Makna Ucapan: “Khalifah Allah di Bumi-Nya”?

Akan tetapi tatkala kekuasaan pada zaman Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dipegang oleh ahli kalam maka perkataan beliau yang mulia tentang sifat dan apa yang berhubungan dengannya lebih banyak dari segi ini.

Sedangkan asy-Syaikh Muhammmad bin ‘Abdul Wahhab ketika pada zamannya, kekuasaan dipegang oleh kaum musyrikin maka beliau lebih banyak menulis dalam tauhid ibadah.

(Liqaa’aat al-Baabil Maftuuh no. 895) []

Sumber: Al-Fatawa Al-Muhimmah (Fatwa-fatwa Penting dalam Sehari-hari jilid 1) / Penulis: Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin / Penerbit: Pustaka as-Sunnah / Cetakan 2, Maret 2012

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119