Matahari telah meninggi, terik cahayanya pun mulai menyengat. Terik panasnya seakan membakar kulit. Waktu dhuha telah tiba. Waktu untuk bekerja dan menunaikan kebutuhan.
Meskipun beban risalah begitu berat, seperti menjamu duta-duta yang datang berkunjung, memberikan ta’lim kepada para sahabat, serta menunaikan hak keluarga, namun beliau tidak pernah lupa beribadah kepada Allah Ta’ala.
Mu’adz berkata, “Aku bertanya kepada Aisyah, ‘Apakah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sering mengerjakan shalat Dhuha?’ Aisyah menjawab, ‘Tentu, beliau sering mengerjakan shalat Dhuha empat rakaat bahkan lebih dari itu seluang waktu yang diberikan Allah’.” (HR. Muslim)
BACA JUGA: Perbanyak Shalat, Dekat dengan Nabi di surga
Bahkan Rasulullah, juga mewasiatkan hal itu. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah telah mewasiatkan kepadaku agar berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, agar mengerjakan shalat dhuha dua rakaat dan agar aku mengerjakan shalat witir sebelum tidur. ” (Muttafaq ‘alaih).
1. Waktu Shalat Dhuha
Waktunya dimulai sejak matahari naik setinggi tombak (kira-kira 15 menit setelah matahari terbit) hingga menjelang waktu Zuhur.
2. Jumlah Rakaat
Nabi ﷺ terkadang shalat Dhuha dua rakaat, kadang empat, bahkan pernah disebut delapan rakaat.
Dalam hadits riwayat Muslim: “Rasulullah ﷺ shalat Dhuha empat rakaat dan menambah lagi sesuai dengan yang Allah kehendaki.”
(HR. Muslim)
3. Keutamaan Shalat Dhuha
Disebut sebagai sedekah atas seluruh persendian tubuh.
Allah cukupkan rezeki orang yang rutin shalat Dhuha.
Dalam hadits Qudsi: “Wahai anak Adam, cukuplah untuk-Ku empat rakaat di awal siangmu, niscaya Aku cukupkan kebutuhanmu di akhir harimu.”
(HR. Ahmad)
BACA JUGA: Syarat Jadi Imam Shalat
4. Doa Setelah Shalat Dhuha
Tidak ada doa khusus dari Nabi ﷺ yang wajib dibaca. Tapi banyak ulama menganjurkan doa memohon rezeki, kelapangan, dan keberkahan.
5. Kebiasaan Nabi ﷺ
Diriwayatkan bahwa Nabi ﷺ tidak selalu shalat Dhuha setiap hari, namun beliau sangat menganjurkannya dan berpesan untuk menjaga amalan-amalan sunnah ini. []
Referensi: Sehari di Kediaman Rasulullah/ Penulis: Abdul Malik bin Muhammad al-Qasim/ Penerbit: Darul Haq/ Juni, 2013
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

