Allah berfirman dalam Surah Al Kahfi (18) ayat 29:
وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكُمْۗ فَمَنْ شَاۤءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاۤءَ فَلْيَكْفُرْۚ اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا
Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barang siapa yang ingin (beriman) bendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. Sesungguhnya kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.
Dalam ayat tersebut, firman Allah:
اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ
Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka.
سُرَادِقُهَاۗ para ulama mengatakan artinya yang mengelilingi kemah berupa pagar. Seakan-akan Allah berfirman bahwa: kalian, wahai orang-orang yang zalim, nanti
akan masuk neraka dan kalian akan diliputi oleh neraka Jahanam dan tidak ada kesempatan keluar dari neraka Jahanam karena di dalamnya ada api dan sekelilingnya juga ada api yang meliputi kalian, seluruhnya dipenuhi api! Tidak ada tempat lari atau tempat bersembunyi dari neraka Jahanam. Pun tidak ada celah yang tidak terkena api karena semuanya tertutup oleh api, bahkan pagarnya pun penuh dengan api.
BACA JUGA: Susu, Minuman yang Disukai Nabi ﷺ
Kemudian firman Allah:
وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ
Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka.
Di sini Allah menceritakan keadaan mereka di neraka kelak, bahwa mereka meminta tolong karena di sana mereka merasa kelaparan dan kehausan, juga karena panas yang mereka rasakan, akhirnya mereka meminta tolong untuk diberikan minum. Di antara siksaan untuk penghuni neraka Jahanam adalah mereka diperlihatkan penghuni surga dengan segala kenikmatannya. Maka, terjadilah dialog antara penghuni neraka dengan penghuni surga, sebagaimana dalam Surah Al-A’raf (7) ayat 50:
وَنَادٰٓى اَصْحٰبُ النَّارِ اَصْحٰبَ الْجَنَّةِ اَنْ اَفِيْضُوْا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاۤءِ اَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللّٰهُ ۗقَالُوْٓا اِنَّ اللّٰهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكٰفِرِيْنَۙ
Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga, “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga), “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir.”
Ini adalah siksaan yang sangat pedih karena mereka dalam keadaan disiksa dan mereka melihat para penghuni surga sedang bernikma-nikmat. Maka, ini menambah kesedihan mereka dan mereka mencoba meminta tolong agar penghuni surga memberikan minum kepada mereka. Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa mereka minta tolong agar dikasih minum dan akhirnya mereka ditolong, tetapi dengan apa mereka ditolong? Mereka ditolong dengan “air seperti besi yang mendidih” dan “leburan besi perak atau tembaga” dan semuanya tidak mungkin bisa lebur kecuali panasnya ribuan derajat. Ini menunjukkan panas yang luar biasa. Dan ketika mereka ingin meminumnya, maka langsung membakar kulit wajah mereka.
Sebagian ulama mengatakan bahwa rasa panas yang paling amat menyiksa adalah ketika mengenai wajah. Ketika mereka ingin meminumnya, kulit wajah mereka terlepas karena saking panasnya, belum terkena airnya tetapi kulit wajah mereka terlepas dari daging-dagingnya. Namun, mereka harus meminumnya dan akhirnya mereka minum. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surah Muhammad (47) ayat 15:
كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ
… sama dengan orang yang kekal dalam Jahanam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
Bayangkan leburan besi yang dimasukkan ke dalam usus maka akan hancurlah usus tersebut, tetapi karena saking hausnya mereka harus meminumnya.
Kemudian firman Allah:
بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا
Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.
BACA JUGA: Tentang Meniup Makanan dan Minuman
Dan sungguh buruk minuman mereka karena minuman mereka sangat panas dan mencabik-cabik usus mereka. مُرْتَفَقًا dalam Bahasa Arab artinya tempat istirahat dan irtifaq dalam Bahasa Arab artinya ittika’, yaitu duduk bersandar dengan siku dan tempat istirahatnya namanya murtafaq. Namun, apakah mereka beristirahat? Jawabannya tidak!
Para ulama mengatakan bahwasanya Allah menggunakan ungkapan-ungkapan untuk tahakkum (mengejek mereka). Oleh karenanya, sebelumnya Allah mengatakan bahwa mereka ditolong tetapi pertolongannya berupa air yang sangat panas. Dan Allah mengatakan bahwa mereka mendapatkan tempat untuk istirahat tapi ternyata tempat istirahat yang sangat buruk.[]
SUMBER: TAFSIR AT TAYSIR SURAH AL-KAHFI | PUSAT STUDI QURAN
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

