Tingkatan Manusia dalam Menghadapi Musibah
Dan juga, orang yang paling keras musibahnya tiada lain adalah para nabi, kemudian orang-orang shalih, lalu yang semisal itu, lalu yang semisal…
Dan juga, orang yang paling keras musibahnya tiada lain adalah para nabi, kemudian orang-orang shalih, lalu yang semisal itu, lalu yang semisal…
Beliau melanjutkan penjelasan bahwa dosa mencela saudaranya yang telah melakukan dosa itu lebih besar dari dosa itu yang dilakukan oleh saudaranya.
Kesungguhan usahanya dalam mencurahkan kebaikan untuk orang lain.
Imam Syafi’i sebagai salah satu imam besar terkait fikih Islam menjadi mazhab terbesar yang dianut banyak umat Islam.
Maka sungguh kamu jika meremehkannya niscaya Allah akan menahan dan memberhentikanmu dari keridhaan dan perintah-Nya, sebagai hukuman atasmu.
Kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga manusia menyangka bahwa kamu hidup dalam kenikmatan.
Jika Allah azza wa jalla berkehendak, tentu Dia akan menjadikan kalian semua kaya, tidak ada yang fakir di antara kalian.
Sabar merupakan sebuah kata yang ringan diucapkan, namun sangat bermakna dalam kehidupan. Dengan kesabaran, perjalanan hidup seseorang akan selalu terbimbing di atas…
Tentang ayat ini Al-A’masy mengatakan, “Jika orang-orang telah rusak, maka mereka dipimpin oleh kejahatan mereka.”
Menyembunyikan kefakiran hingga orang lain menyangka bahwa engkau berkecukupan.
Andaikan aku ditakdirkan mampu menyuapkan ilmu kepadamu, pasti kusuapi engkau dengan ilmu.