Orang Pertama yang Membela Nabi Shollallahu Alaihi Wasallam
Melihat gelagat orang-orang itu semakin mengerumuni Nabi dan akan berbuat buruk terhadap beliau, Abu Bakr datang menghalau mereka.
Melihat gelagat orang-orang itu semakin mengerumuni Nabi dan akan berbuat buruk terhadap beliau, Abu Bakr datang menghalau mereka.
Akhirnya tidak ada seorang laki maupun wanita dari mereka kecuali sudah menjadi Muslim dan Muslimah, kecuali satu orang yang bernama Al-Ashram.
Mereka pun membaiat beliau seperti baiat yang pernah dilakukan oleh kaum wanita kepada beliau ketika penaklukan kota Mekkah (Fathu Mekkah).
Beliau begitu sabar atas persekongkolan para penyerang, bualan para peneror, kesombongan para durjana, kebodohan orang-orang Arab dan kekerasan orang-orang gurun.
Ia mengajarkan, bahwa iman bukan sekadar ucapan, melainkan ketundukan total terhadap kebenaran dan kehati-hatian terhadap yang diragukan.
Rasulullah ﷺ menjawab “Tidak, aku lebih mengizinkan jika Allah SWT menjadikan keturunan dari orang-orang ini, generasi orang-orang setelah ini menyembah Allah dan…
Masa tuanya yang ia saksikan adalah perubahan khasiat zaman di saat kaum Muslimin di ambang puncak kejayaan Bani Umayyah.
"Ya Rasulullah coba gambarkan kepadaku bagaimana kondisi Baitul Maqdis sebab aku sudah pernah pergi ke sana."
Pada waktu petang Asma binti Abu Bakar juga datang dengan membawakan makanan untuk mereka.
Dalam lingkungan ilmiah inilah, Ibnu Taimiyah menghafal Al-Quran pada usia yang masih sangat belia.
Mereka pun kembali ke Madinah membawa risalah Islam dan menyebarkannya di sana. Tidak ada satu rumah pun kecuali telah menyebut nama Rasulullah.
la kemudian duduk saat hampir tiba di lokasi untuk menyaksikan keramaian itu. Namun, tidak lama setelah duduk, kantuk yang hebat menyerangnya. Muhammad…