I’tikaf Dimulai Sejak Malam ke-21 Ramadhan
Dengan demikian, ketika matahari terbenam dan masuk malam ke-21, ia telah memulai i’tikafnya.
Dengan demikian, ketika matahari terbenam dan masuk malam ke-21, ia telah memulai i’tikafnya.
Pada malam yang agung ini para malaikat turun ke bumi, termasuk Malaikat Jibril عليه السلام, dengan membawa berbagai ketetapan dan keberkahan dari…
Meskipun tanda-tanda ini disebutkan dalam hadits, yang terpenting adalah tetap bersungguh-sungguh beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Dengan memperbanyak amalan-amalan ini, seorang hamba berharap dapat meraih kemuliaan dan keberkahan Lailatul Qadr.
etiap orang ingin mendapatkan malam penuh kemuliaan tersebut, sehingga mereka memperbanyak amal shalih, sedekah, dzikir, dan berbagai bentuk ibadah lainnya.
Puasa melatih kesabaran dan pengendalian diri di siang hari. Sedangkan Al-Qur’an menerangi malam dengan bacaan dan tadabbur.
Jika separuh Ramadhan belum kita manfaatkan dengan baik, maka separuh yang tersisa harus lebih baik.
Jangan tunda berbuat baik. Jangan menunggu waktu luang. Gunakan Ramadhan hari ini juga.
Jangan mengandalkan kekuatan diri sendiri. Jangan merasa mampu beribadah tanpa bantuan Allah. Sikap seperti ini dapat menjerumuskan pada kesombongan yang halus.
Tilawah yang rutin akan melembutkan hati. Menguatkan iman. Menenangkan pikiran. Dan mendekatkan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Apakah Al-Qur’an sudah menjadi teman harian kita? Ataukah Ramadhan berlalu begitu saja tanpa peningkatan yang berarti?
Hadits ini juga menunjukkan sunnah untuk menyegerakan berbuka sebelum melaksanakan shalat Maghrib, meskipun hanya dengan makanan yang sangat sederhana.