Home IbadahWaktu Dhuha Terbaik Ketika Anak Unta Kepanasan

Waktu Dhuha Terbaik Ketika Anak Unta Kepanasan

Ketika matahari mulai panas dan manusia sibuk dengan urusannya, jadilah salah satu hamba yang memilih berdiri di hadapan Allah.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Shalat Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang memiliki keutamaan besar. Waktunya dimulai setelah matahari terbit dan meninggi hingga sebelum masuk waktu zawal atau tergelincirnya matahari.

Namun, tahukah kita bahwa waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat Dhuha adalah ketika matahari sudah semakin panas?

Hal ini berdasarkan perkataan sahabat Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu. Beliau pernah melihat sekelompok orang melaksanakan shalat Dhuha, kemudian mengatakan:

“Mereka mungkin tidak mengetahui bahwa selain waktu yang mereka kerjakan saat ini, ada waktu yang lebih utama.”

Kemudian beliau menyampaikan sabda Rasulullah ﷺ:

صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

“Waktu terbaik shalat orang-orang yang banyak kembali kepada Allah adalah ketika anak-anak unta merasakan teriknya matahari.” (HR. Muslim)

BACA JUGA:  Keutamaan Shalat Dhuha 4 Rakaat

Ungkapan “ketika anak unta merasakan teriknya matahari” menggambarkan waktu ketika panas matahari mulai terasa kuat. Anak-anak unta yang masih kecil akan merasakan panasnya permukaan tanah dan mulai mencari tempat yang lebih teduh.

Inilah waktu yang disebut sebagai waktu utama untuk shalat Dhuha.

Bukan Berarti Harus Menunggu Sangat Panas

Hadis tersebut tidak berarti seseorang harus menunggu sampai matahari sangat terik atau sampai merasa kepanasan untuk melaksanakan shalat Dhuha.

Shalat Dhuha tetap sah dan memiliki keutamaan apabila dikerjakan sejak matahari mulai meninggi.

Akan tetapi, jika ingin mendapatkan waktu yang lebih utama, maka melaksanakannya menjelang akhir waktu Dhuha adalah pilihan yang lebih utama.

Rasulullah ﷺ menyebut orang-orang yang melaksanakan shalat pada waktu tersebut sebagai al-awwabin, yaitu orang-orang yang banyak kembali kepada Allah.

Betapa indahnya sebutan tersebut.

Seorang mukmin mungkin sibuk dengan berbagai urusan dunia.

Namun, di tengah kesibukannya, ia tetap menyediakan waktu untuk menghadap Allah.

Ia meninggalkan sejenak pekerjaan.

Meninggalkan aktivitas.

Mengambil wudhu.

Kemudian berdiri menghadap Rabb-nya.

Jangan Tinggalkan Shalat Dhuha

Shalat Dhuha bukan sekadar shalat sunnah tambahan.

Ia merupakan salah satu bentuk syukur seorang hamba atas nikmat yang Allah berikan setiap hari.

Tubuh kita memiliki banyak persendian. Setiap hari, semuanya membutuhkan sedekah.

BACA JUGA:  Batas Awal dan Akhir Waktu Dhuha

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Setiap persendian dari tubuh manusia wajib disedekahi setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan dua orang yang berselisih adalah sedekah. Membantu seseorang menaiki kendaraannya atau mengangkat barangnya ke atas kendaraan adalah sedekah. Perkataan yang baik adalah sedekah. Setiap langkah menuju shalat adalah sedekah. Menyingkirkan gangguan dari jalan juga merupakan sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa dua rakaat Dhuha dapat mencukupi sedekah bagi seluruh persendian tubuh.

Maka, jangan meremehkan dua rakaat Dhuha.

Jika memiliki waktu lebih, boleh menambah rakaat sesuai kemampuan.

Namun, jangan sampai kesibukan membuat kita meninggalkan ibadah yang sederhana tetapi penuh keutamaan ini.

Pagi hari adalah kesempatan untuk bekerja dan mencari rezeki. Menjelang siang, luangkan waktu untuk kembali mengingat Allah.

Ketika matahari mulai panas dan manusia sibuk dengan urusannya, jadilah salah satu hamba yang memilih berdiri di hadapan Allah.

Sebab, kebahagiaan seorang mukmin bukan hanya ketika mendapatkan dunia, tetapi ketika ia selalu memiliki waktu untuk kembali kepada Rabb-nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119