Para ahli sejarah kesulitan untuk menapaki jejak sejarah ‘Arab Ba’idah karena tidak ada peninggalan yang dapat ditelusuri. Namun, kisah mereka banyak terdapat di dalam Al-Qur’an, yaitu kaum ‘Ad, Tsamud, Madyan, dan A’ikah.
Kaum ‘Ad bermukim di wilayah antara Rubu Khali dan Hadramaut. Pada tahun 4.600 SM, Allah mengutus Nabi Hud a.s. kepada mereka agar tidak lagi menyembah berhala. Kaum ‘Ad memiliki tiga berhala yang menjadi tuhan mereka: Shuda, Shamuud, dan Hiba. Namun, seruan Nabi Hud a.s. agar menyembah Allah tak didengar mereka. Allah lalu menurunkan azab-Nya yang menyakitkan. Salah satunya dengan meniupkan angin yang sangat kencang. Nabi Hud a.s. sendiri termasuk salah satu keturunan Sam bin Nuh.
BACA JUGA: Asal Mula Bangsa Arab
Kaum Tsamud menetap di wilayah antara Madinah dan Tabuk. Persisnya di perbatasan sebelah utara Lembah al-Qura (al-Hijr) yang saat ini dikenal dengan nama Madain Shalih. Allah mengutus Nabi Shalih bin ‘Ubaid bin Asif, yang merupakan keturunan Sam bin Nuh, kepada kaum Tsamud, seperti tertuang di dalam firman-Nya berikut.
“Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka, Shalih.” (QS. Hud [11]: 61)
Menurut ahli sejarah, Nabi Shalih a.s. diutus sekitar 4.400 SM untuk menyebarkan ajaran Allah. Beliau meminta kaumnya untuk tidak menyembah berhala. Namun, seruan Nabi Shalih a.s. tak dihiraukan. Mereka terus menyembah berhala sepanjang hidupnya hingga akhirnya Allah menurunkan azab-Nya dengan gempa bumi yang dahsyat dan petir yang menyambar-nyambar.
Sementara itu, kaum Madyan dan A’ikah bertempat tinggal di sebelah utara Hijaz, di wilayah antara Teluk ‘Aqabah dan Tabuk. Rumah mereka dikenal dengan nama Maghayir (rumah gua) Syuaib. Allah mengutus Nabi Syuaib a.s. kepada kaum Madyan dan A’ikah.
BACA JUGA: Cara Wahyu Diturunkan kepada Rasulullah Muhammad ﷺ
“Dan kepada (penduduk) Madyan (Kami utus) saudara mereka, Syu’aib.” (QS. Hud [11]: 84)
Nabi Syuaib a.s. diutus Allah sekitar 3.600 SM untuk mengajak kaum Madyan dan A’ikah meninggalkan berhala. Salah satu berhala yang mereka sembah adalah pohon besar A’ikah. Namun, ajakan Nabi Syuaib a.s. tak didengar kedua kaum tersebut. Mereka sama sekali menolak ajakan Syuaib hingga Allah mengazab mereka dengan gempa bumi dan banjir bandang. []
Sumber: The Great Story of Muhammad ﷺ : Referensi Lengkap Hidup Rasulullah ﷺ dari Sebelum Kelahiran hingga Detik-detik Terakhir / Penyusun: Ahmad Hatta, dkk. / Penerbit: Maghfirah Pustaka / Cetakan Keenam, September 2016
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

