Home RenunganRanting Duri yang Mengantarkan Ampunan

Ranting Duri yang Mengantarkan Ampunan

Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa kepedulian adalah bagian dari iman.

by Abu Umar
0 comments 7 views

Sering kali kita menganggap amal besar saja yang bernilai di sisi Allah.
Padahal tidak selalu demikian.
Ada amalan kecil.
Sangat sederhana.

Bahkan hanya membutuhkan beberapa detik.
Namun nilainya sangat besar di sisi Allah.
Rasulullah ﷺ pernah menceritakan kisah seorang laki-laki.
Ia sedang berjalan di sebuah jalan.

Di tengah perjalanan, ia melihat ranting berduri.
Ranting itu menghalangi jalan.
Ia tidak membiarkannya begitu saja.
Ia memungutnya.
Lalu menyingkirkannya dari jalan.
Agar tidak melukai orang lain.

BACA JUGA:  Doa Nabi Adam ‘alaihissalam: Doa Memohon Ampunan dan Rahmat

Karena perbuatannya itu, Allah memujinya.
Lalu Allah mengampuni dosa-dosanya.
Subhanallah.
Betapa luas rahmat Allah.

Amalan itu tampak kecil di mata manusia.
Namun besar di sisi Allah.

Mengapa demikian?
Karena ia memiliki hati yang peduli.
Ia memikirkan keselamatan orang lain.
Ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri.
Ia ingin orang lain berjalan dengan aman.

Itulah akhlak seorang mukmin.
Selalu berusaha memberi manfaat.

Sekecil apa pun manfaat itu.
Islam memang mengajarkan kepedulian.
Bahkan terhadap hal-hal yang sering dianggap remeh.

Menyingkirkan duri dari jalan.
Membuang batu yang mengganggu.
Mengangkat paku yang berserakan.
Membersihkan pecahan kaca.

Semuanya termasuk amal kebaikan.

Jangan pernah meremehkan amal kecil.
Karena kita tidak tahu.
Boleh jadi amalan itulah yang menjadi sebab datangnya ampunan Allah.
Boleh jadi amalan itu lebih ikhlas daripada amalan-amalan besar lainnya.

Ikhlas adalah rahasianya.
Bukan besar kecilnya pekerjaan.
Tetapi besarnya keikhlasan.

Hari ini mungkin kita tidak menemukan ranting berduri.

Namun kita bisa menemukan banyak “duri” lain.
Sampah yang mengganggu jalan.
Paku yang bisa mencelakakan pengendara.
Kulit pisang yang membuat orang terpeleset.
Pecahan botol yang membahayakan anak-anak.

Atau kabel yang melintang di trotoar.
Jika mampu, singkirkanlah.

Niatkan karena Allah.
Jangan berharap pujian manusia.

BACA JUGA:  Shalat Taubat, Jalan Meraih Ampunan Allah

Cukuplah Allah yang melihat.
Seorang mukmin adalah pembawa manfaat.
Kehadirannya membuat orang lain merasa aman.
Bukan sebaliknya.

Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa kepedulian adalah bagian dari iman.
Maka jangan menunggu kesempatan besar untuk berbuat baik.

Mulailah dari hal-hal kecil.
Mulailah hari ini.
Senyum yang tulus.
Ucapan yang lembut.
Membantu orang tua.
Memberi jalan kepada orang lain.
Atau menyingkirkan sesuatu yang membahayakan.

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang ringan tangan dalam kebaikan.
Semoga setiap amal kecil yang kita lakukan menjadi pemberat timbangan amal.
Dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, sebagaimana Dia mengampuni laki-laki yang menyingkirkan ranting duri dari jalan. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119