Home DoaDoa Memohon Keteguhan Hati

Doa Memohon Keteguhan Hati

Mintalah kepada Allah agar hati kita tetap mencintai iman, tetap merasakan manisnya ketaatan, dan tetap membenci kemaksiatan hingga akhir kehidupan.

by Abu Umar
0 comments 9 views

Di antara doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah Muhammad ﷺ adalah doa yang sangat singkat, tetapi memiliki makna yang sangat agung.

Beliau berdoa:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Yā Muqallibal-Qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik.

“Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

📚 HR. At-Tirmidzi no. 3522. Syaikh Al-Albani rahimahullah menilai hadits ini shahih.

Saudaraku, renungkanlah sejenak.

Doa ini bukanlah doa yang dipanjatkan oleh orang yang lemah imannya. Bukan pula doa orang yang baru mengenal Islam. Doa ini justru paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah Muhammad ﷺ, manusia yang paling sempurna imannya dan paling mulia kedudukannya di sisi Allah.

Mengapa beliau masih memohon keteguhan hati?

BACA JUGA:  Doa Perlindungan yang Dianjurkan Sebelum Salam

Karena hati manusia berada di bawah kekuasaan Allah Ta’ala. Allah-lah yang membolak-balikkan hati sesuai dengan hikmah dan kehendak-Nya. Tidak ada seorang pun yang mampu menjamin bahwa dirinya akan tetap istiqamah hingga akhir hayat tanpa pertolongan dari Allah.

Hari ini seseorang bisa begitu bersemangat beribadah. Esok hari semangat itu bisa melemah. Hari ini seseorang sangat mencintai Al-Qur’an. Beberapa waktu kemudian, ia mulai lalai. Hari ini ia menjaga sunnah. Tidak sedikit yang kemudian tergelincir karena syubhat, syahwat, atau godaan dunia.

Karena itulah, hati sangat membutuhkan penjagaan dari Rabb semesta alam.

Keteguhan di atas agama bukanlah hasil dari kecerdasan, usia, banyaknya ilmu, ataupun lamanya seseorang berada di jalan dakwah. Semua itu adalah taufik dari Allah. Sebab itu, orang yang paling mengenal Rabb-nya justru semakin banyak memohon agar diteguhkan.

Saudaraku, jangan pernah merasa aman dari fitnah yang dapat mengubah hati. Jangan pula merasa diri sudah cukup kuat untuk menghadapi ujian zaman. Perbanyaklah doa ini dalam setiap kesempatan. Bacalah setelah shalat, di waktu pagi dan petang, atau kapan saja ketika hati mulai terasa lemah.

BACA JUGA:  Jangan Terlalu Memikirkan Dikabulkannya Doa, Tetapi Bersungguh-sungguhlah dalam Berdoa

Mintalah kepada Allah agar hati kita tetap mencintai iman, tetap merasakan manisnya ketaatan, dan tetap membenci kemaksiatan hingga akhir kehidupan.

Sungguh, keberuntungan terbesar bukanlah memiliki usia yang panjang, melainkan memiliki hati yang tetap istiqamah sampai datangnya kematian. Sebab yang akan menentukan akhir perjalanan kita bukanlah bagaimana kita memulai kehidupan, tetapi bagaimana Allah menutupnya.

Semoga Allah Ta’ala menjadikan hati kita selalu teguh di atas tauhid, istiqamah di atas sunnah Rasulullah Muhammad ﷺ, serta mengakhiri hidup kita dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119