Home Yaumul HisabAngan-angan Kosong Penghuni Neraka

Angan-angan Kosong Penghuni Neraka

Jangan sampai umur habis hanya untuk berangan-angan. Jangan sampai lisan berkata ingin hijrah, tetapi kaki enggan melangkah menuju majelis ilmu dan amal shalih.

by Abu Umar
0 comments 9 views

Banyak orang memiliki keinginan untuk menjadi hamba yang shalih. Mereka ingin istiqomah dalam ibadah, rajin membaca Al-Qur’an, menjaga shalat berjamaah, dan menjauhi maksiat. Namun sayangnya, sebagian dari mereka hanya berhenti pada sebatas angan-angan. Hari demi hari berlalu tanpa ada langkah nyata untuk berubah. Mereka berharap menjadi baik, tetapi enggan memulai amal kebaikan.

Inilah bahaya panjang angan-angan. Seseorang merasa cukup dengan keinginannya, padahal amalnya kosong. Ia menunda taubat dengan alasan masih muda. Ia menunda belajar agama karena merasa waktu masih panjang. Ia menunda meninggalkan dosa karena merasa nanti pasti bisa berubah. Padahal ajal tidak pernah menunggu kesiapan manusia.

BACA JUGA:  4 Permintaan Penghuni Neraka

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

المتمنى من أعجز الناس وأفلسهم، فإن التمنى رأس أموال المفاليس

“Seorang tukang berangan-angan adalah manusia yang paling tidak mampu dan paling merugi, karena angan-angan adalah modalnya orang-orang yang bangkrut.”

Betapa banyak orang yang bercita-cita masuk surga, tetapi tidak mau bersungguh-sungguh menempuh jalannya. Ia ingin mendapatkan pahala, tetapi malas beribadah. Ia ingin selamat dari neraka, tetapi terus menerjang dosa tanpa rasa takut kepada Allah. Padahal surga tidak diraih dengan lamunan, melainkan dengan iman dan amal shalih.

Allah سبحانه وتعالى telah mencela orang-orang yang tertipu dengan angan-angan kosong. Angan-angan tanpa amal hanya akan melemahkan hati dan membuat seseorang terus hidup dalam penundaan. Setan menghiasi khayalan indah agar manusia merasa aman, padahal dirinya semakin jauh dari ketaatan.

Seorang mukmin sejati bukan hanya pandai berharap, tetapi juga berusaha. Ketika ia ingin istiqomah, maka ia memulai langkah meski kecil. Ketika ia ingin dekat dengan Allah, maka ia memperbaiki shalatnya, lisannya, dan amal hariannya. Karena hidayah Allah turun kepada hamba yang mau berjuang di jalan-Nya.

BACA JUGA:  Makanan Penghuni Neraka Jahanam

Jangan sampai umur habis hanya untuk berangan-angan. Jangan sampai lisan berkata ingin hijrah, tetapi kaki enggan melangkah menuju majelis ilmu dan amal shalih. Hari ini adalah kesempatan untuk berubah sebelum datang hari penyesalan yang tidak lagi berguna.

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang tidak hanya pandai berharap, tetapi juga dimudahkan untuk beramal dan istiqomah di atas ketaatan. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119