Home Akhir ZamanNabi Isa ‘Alaihissalam Diangkat ke Langit dan Akan Turun di Akhir Zaman

Nabi Isa ‘Alaihissalam Diangkat ke Langit dan Akan Turun di Akhir Zaman

Di antara bentuk keutamaan yang Allah khususkan kepada sebagian makhluk-Nya adalah apa yang Dia berikan kepada para nabi dan rasul berupa kemuliaan serta keistimewaan yang tidak diberikan kepada nabi lainnya.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Allah Ta’ala adalah Pencipta dan Penguasa seluruh alam semesta. Dia menciptakan waktu, lalu memuliakan sebagian waktu di atas yang lainnya. Dia menciptakan tempat, lalu mengutamakan sebagian tempat dibanding yang lain. Dia juga menciptakan manusia, lalu melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Semua itu merupakan bukti kesempurnaan kekuasaan dan kerajaan-Nya, yang hakikatnya tidak mampu dipahami sepenuhnya oleh makhluk.

Allah Ta’ala berfirman:

“Mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat lagi Mahaperkasa. Allah memilih utusan-utusan-Nya dari kalangan malaikat dan manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.” (QS. Al-Hajj: 74–75)

Allah Ta’ala juga berfirman:

“Berat bagi orang-orang musyrik agama yang engkau serukan kepada mereka. Allah memilih siapa yang Dia kehendaki untuk agama-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang kembali kepada-Nya.” (QS. Asy-Syura: 13)

BACA JUGA:  Memegang Bara Api di Akhir Zaman

Dan firman-Nya:

“Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Mahasuci Allah dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al-Qashash: 68)

Di antara bentuk keutamaan yang Allah khususkan kepada sebagian makhluk-Nya adalah apa yang Dia berikan kepada para nabi dan rasul berupa kemuliaan serta keistimewaan yang tidak diberikan kepada nabi lainnya.

Agar manusia memahami hal ini, Allah mengarahkan mereka untuk merenungkan ilmu dan hikmah-Nya yang sempurna dalam mengatur makhluk-Nya. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang ada di langit dan di bumi. Dan sungguh, Kami telah melebihkan sebagian nabi atas sebagian yang lain, dan kepada Dawud Kami berikan Zabur.” (QS. Al-Isra’: 55)

Abdurrahman As-Sa’di berkata dalam Tafsir As-Sa’di:

“Allah mengetahui seluruh jenis makhluk yang ada di langit dan bumi, lalu Dia memberikan kepada masing-masing apa yang pantas baginya sesuai hikmah-Nya. Dia melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, baik dalam sifat lahir maupun batin. Demikian pula Dia melebihkan sebagian nabi atas nabi lainnya, meskipun mereka semua sama-sama menerima wahyu.”

Di antara keutamaan besar yang Allah berikan kepada Nabi Isa ‘alaihissalam adalah Allah mengangkat beliau ke langit dalam keadaan hidup, dan beliau akan turun kembali ke bumi pada akhir zaman. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an, hadis-hadis sahih, dan telah menjadi ijma’ para ulama.

Allah Ta’ala berfirman:

“(Ingatlah) ketika Allah berfirman: ‘Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan ajalmu dan mengangkatmu kepada-Ku serta membersihkanmu dari orang-orang kafir…’” (QS. Ali ‘Imran: 55)

Ibnu ‘Athiyyah berkata dalam Tafsir Ibnu ‘Athiyyah:

“Umat Islam telah bersepakat berdasarkan hadis-hadis mutawatir bahwa Isa ‘alaihissalam hidup di langit, dan beliau akan turun pada akhir zaman. Beliau akan membunuh babi, menghancurkan salib, membunuh Dajjal, menegakkan keadilan, memenangkan umat Muhammad ﷺ, menunaikan haji dan umrah, lalu tinggal di bumi selama dua puluh empat atau empat puluh tahun, kemudian Allah mewafatkannya.”

Allah Ta’ala juga berfirman tentang kaum Yahudi yang durhaka dan mengaku telah membunuh Nabi Isa:

“Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih Isa putra Maryam, Rasul Allah.’ Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang diserupakan bagi mereka… Bahkan Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS. An-Nisa’: 157–158)

BACA JUGA:  Kisah Nabi Musa ‘Alaihis Salam dan Malaikat Maut

Al-Qasimi berkata dalam Mahasin At-Ta’wil:

“Firman Allah ‘bahkan Allah mengangkatnya kepada-Nya’ adalah bantahan terhadap anggapan bahwa Isa dibunuh, sekaligus penegasan bahwa beliau diangkat. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu dan hikmah-Nya menghendaki agar Isa diangkat untuk disimpan hingga datang masa ketika agama Muhammad ﷺ melemah akibat fitnah Dajjal, lalu Isa turun dan membunuh Dajjal.”

Ibnu Taimiyah juga berkata dalam Al-Jawab Ash-Shahih:

“Ayat tersebut menegaskan bahwa Allah mengangkat Isa dalam keadaan hidup dan menyelamatkannya dari pembunuhan. Jika Isa telah wafat ketika itu, maka tidak ada perbedaan antara beliau dengan manusia lainnya.”

Dengan demikian, akidah tentang diangkatnya Nabi Isa ‘alaihissalam ke langit dan turunnya beliau kembali di akhir zaman adalah keyakinan yang tetap dalam ajaran Islam, berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah yang sahih, dan kesepakatan para ulama umat Islam. []

SUMBER: ISLAMQA

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119