Home NasihatMelupakan Kebaikan

Melupakan Kebaikan

Biarkan manusia melupakan, meremehkan, atau bahkan membalas dengan keburukan, karena Allah tidak akan pernah melupakan.

by Abu Umar
0 comments 39 views

Berbuat baik sejatinya adalah amalan yang luhur dan mulia, namun sering kali tercemari oleh harapan balasan dari manusia. Padahal, hakikat kebaikan dalam Islam adalah dilakukan dengan ikhlas, tanpa pamrih, dan hanya mengharap ridha Allah semata.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ

“Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.” (QS. Al-Muddatstsir: 6)

Ayat ini menjadi pengingat kuat bahwa kebaikan yang disertai harapan imbalan duniawi akan kehilangan nilainya di sisi Allah. Memberi, menolong, dan berbuat baik seharusnya lahir dari hati yang tulus, bukan dari keinginan untuk dipuji, dihargai, atau dibalas oleh manusia.

BACA JUGA:  Iringi Keburukan dengan Kebaikan, Salah Satunya dengan Sedekah

Seorang ulama besar, Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata dalam kitabnya Taisir al-Karim ar-Rahman, “Lupakan kebaikanmu di sisi mereka dan jangan engkau berharap balasan melainkan semata ganjaran pahala dari Allah Ta’ala.”

Perkataan ini mengandung hikmah yang dalam. Ketika seseorang melupakan kebaikan yang telah ia lakukan, ia akan terhindar dari penyakit hati seperti riya’, ujub, dan kecewa karena tidak dihargai. Sebaliknya, ia akan merasakan ketenangan karena semua amalnya ia titipkan kepada Allah Yang Maha Adil.

Melupakan kebaikan bukan berarti tidak sadar akan amal, tetapi tidak menjadikannya sebagai alat untuk menuntut balasan dari manusia. Sebab, jika kita terus mengingat kebaikan kita kepada orang lain, maka hati akan mudah tersakiti ketika tidak mendapatkan balasan yang diharapkan.

Ketahuilah, setiap kebaikan yang kita lakukan tidak akan sia-sia. Allah Maha Mengetahui sekecil apa pun amal hamba-Nya. Bahkan, balasan dari Allah jauh lebih besar, lebih sempurna, dan lebih kekal dibandingkan balasan dari manusia.

BACA JUGA:  Balas Perbuatan Buruk dengan Kebaikan

Maka, tanamkan dalam diri bahwa setiap kebaikan adalah investasi akhirat. Biarkan manusia melupakan, meremehkan, atau bahkan membalas dengan keburukan, karena Allah tidak akan pernah melupakan.

Jadikan keikhlasan sebagai landasan utama dalam berbuat baik. Lakukan kebaikan, lalu lupakan, dan serahkan semuanya kepada Allah Ta’ala. Dengan demikian, hati akan lebih lapang, amal lebih berkah, dan pahala pun lebih sempurna di sisi-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119