Home Akhir ZamanOrang yang Berada di Atas Kebenaran akan Terasing

Orang yang Berada di Atas Kebenaran akan Terasing

Merasa “asing” dalam kebaikan bukanlah sesuatu yang perlu disesali, melainkan tanda bahwa seseorang sedang berjalan di jalur yang benar.

by Abu Umar
0 comments 137 views

Dalam perjalanan hidup, tidak semua kebenaran diikuti oleh banyak orang. Bahkan, sering kali orang yang berpegang teguh di atas kebenaran justru tampak asing di tengah masyarakat. Inilah yang diingatkan oleh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah dalam sebuah nasihatnya.

Beliau berkata:

الغرباء هم أهل الاستقامة ، وان الجنة والسعادة للغرباء الذين يصلحون عند فساد الناس

“Orang-orang yang terasing adalah mereka yang istiqamah (di atas kebenaran). Sesungguhnya surga dan kebahagiaan itu bagi orang-orang yang terasing, yaitu mereka yang melakukan kebaikan ketika manusia banyak yang rusak.” (Fatawa Nur ‘alad Darb, 1/14)

BACA JUGA:  Sombong Itu Menolak Kebenaran, dan Meremehkan Manusia

Perkataan ini mengandung makna yang dalam. Keterasingan yang dimaksud bukanlah karena rendahnya derajat atau tidak diterimanya seseorang, melainkan karena ia memilih jalan yang benar ketika kebanyakan manusia menyimpang. Ia tetap menjaga keimanan, akhlak, dan prinsip, meskipun lingkungan di sekitarnya tidak mendukung.

Istiqamah menjadi kunci utama dalam hal ini. Tetap taat di saat orang lain lalai, tetap jujur di saat banyak yang berkhianat, dan tetap berpegang pada sunnah di saat banyak yang meninggalkannya. Sikap seperti ini memang tidak mudah. Bahkan, terkadang menghadirkan rasa sepi, berbeda, dan tidak dipahami. Namun justru di situlah letak kemuliaannya.

Orang-orang yang “asing” ini juga memiliki peran penting, yaitu memperbaiki kerusakan di tengah manusia. Mereka tidak hanya menjaga diri, tetapi juga berusaha mengajak kepada kebaikan. Dengan hikmah dan kesabaran, mereka menjadi cahaya di tengah kegelapan.

BACA JUGA: Saudaraku, Jadilah Engkau Seperti Orang Asing di Dunia Ini

Janji Allah bagi mereka pun sangat besar: surga dan kebahagiaan sejati. Kebahagiaan yang tidak selalu terlihat di dunia, tetapi akan sempurna di akhirat kelak. Maka, merasa “asing” dalam kebaikan bukanlah sesuatu yang perlu disesali, melainkan tanda bahwa seseorang sedang berjalan di jalur yang benar.

Semoga kita termasuk golongan yang tetap teguh di atas kebenaran, meskipun harus menghadapi keterasingan di tengah manusia. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119