Home RamadhanKeutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan dan Anjuran Menghidupkannya dengan Ibadah

Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan dan Anjuran Menghidupkannya dengan Ibadah

Nabi ﷺ menganjurkan umatnya untuk mencari malam tersebut pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan.

by Abu Umar
0 comments 75 views

Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat mulia bagi kaum muslimin. Pada masa inilah kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah terbuka sangat luas. Ibadah pada malam-malam tersebut memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan waktu-waktu lainnya, karena di dalamnya terdapat berbagai rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah Ta’ala.

Bagi orang-orang yang beriman, sepuluh malam terakhir ini adalah saat terbaik untuk memperbanyak ketaatan. Pada waktu inilah hati menjadi lebih dekat kepada Allah, doa lebih mudah dikabulkan, dosa-dosa diampuni, dan pahala dilipatgandakan. Banyak hamba yang dibebaskan dari api neraka karena kesungguhan mereka dalam beribadah pada malam-malam yang penuh berkah ini.

BACA JUGA: Memperbanyak Sedekah di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Rasulullah ﷺ memberikan teladan terbaik kepada umatnya dalam memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha disebutkan:

“كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله.”

“Apabila telah masuk sepuluh malam terakhir Ramadhan, Rasulullah ﷺ mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa besar perhatian Nabi ﷺ terhadap malam-malam tersebut. Beliau memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan bermunajat kepada Allah. Bahkan beliau juga mengajak keluarganya untuk ikut bangun malam agar dapat meraih keutamaan yang sama.

Salah satu keistimewaan terbesar dari sepuluh malam terakhir adalah adanya Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah Ta’ala berfirman:

“لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ”

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Oleh karena itu, Nabi ﷺ menganjurkan umatnya untuk mencari malam tersebut pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan.

BACA JUGA:  Hampir Selesai Hitungan Hari Lagi, Bagaimanakan Ramadhan-ku?

Sayangnya, sebagian orang justru menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga ini. Mereka lebih sibuk dengan persiapan hari raya, berbelanja, atau menghabiskan waktu dengan hiburan yang melalaikan. Padahal kesempatan seperti ini mungkin tidak akan terulang kembali dalam kehidupan seseorang.

Karena itu, seorang muslim hendaknya memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, berzikir, dan bertaubat kepada Allah. Dengan kesungguhan dalam beribadah, seorang hamba dapat meraih ampunan, rahmat, serta keberkahan yang besar dari Allah.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan ibadah, serta mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar dan ampunan-Nya. []

SUMBER: AR ISLAMWAY

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119