Home IbadahDoa-Doa dari Nabi Penawar Gundah dan Gelisah

Doa-Doa dari Nabi Penawar Gundah dan Gelisah

Imam Ath-Thabari رحمه الله menjelaskan bahwa generasi salaf menjadikan dzikir ini sebagai doa penderitaan.

by Abu Umar
0 comments 170 views

Gundah, gelisah, dan sedih adalah bagian dari ujian hidup yang pasti dialami setiap manusia. Islam tidak memungkiri keberadaan rasa itu, namun memberikan jalan penyembuhan yang paling menenangkan: kembali kepada Allah dengan doa dan dzikir. Rasulullah ﷺ telah mengajarkan doa-doa khusus yang menjadi penawar hati ketika diliputi kesedihan dan tekanan hidup.

Apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud (5090) dan Ahmad (27898) dari Abu Bakrah bahwa Rasulullah bersabda: “Doa saat musibah adalah,

اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو ، فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

“Wahai Allah, aku berharap rahmat-Mu, maka janganlah Engkau pikulkan kepada diriku sekedipan mata, perbaikilah urusanku semuanya, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau”. (Hadits ini telah dinyatakan hasan oleh Albani di dalam Shahih Abu Daud)

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa pun yang ditimpa kegundahan dan kesedihan, lalu membaca doa yang berisi pengakuan kehambaan, kepasrahan terhadap takdir Allah, serta permohonan agar Al-Qur’an menjadi penyejuk hati, maka Allah akan menghilangkan kesedihannya dan menggantinya dengan ketenangan. Doa ini menunjukkan bahwa sumber utama ketenangan adalah Al-Qur’an. Ibnul Qayyim رحمه الله berkata, “Dalam Al-Qur’an terdapat penyembuh bagi hati dari seluruh penyakit syubhat dan syahwat.”

BACA JUGA:  Doa yang Hidup: Menghadirkan Hati, Mengetuk Langit, dan Menanti Jawaban Allah

Doa lain yang diajarkan Rasulullah ﷺ ketika menghadapi musibah adalah doa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ahmad dari Abu Bakrah. Isinya singkat, namun sarat makna: memohon rahmat Allah, meminta agar tidak diserahkan pada diri sendiri walau sekejap, dan agar seluruh urusan diperbaiki.

Apa yang telah diriwayatkan oleh Muslim (2730) dari Ibnu Abbas bahwa Nabi –shallallahu alaihi wa sallam- saat mengalami derita mengucapkan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

“Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Agung yang Maha santun, tiada Tuhan kecuali Allah Rabbnya Arsy yang agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Rabbnya langit dan bumi dan Rabbnya Arsy yang mulia”.

Al-Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata, “Barang siapa mengenal kelemahan dirinya, niscaya ia akan banyak bergantung kepada Rabb-nya.” Doa ini melatih seorang hamba untuk sadar bahwa tanpa pertolongan Allah, manusia sangat lemah.

Ketika Rasulullah ﷺ berada dalam kondisi penderitaan yang berat, beliau membaca dzikir tauhid yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Dzikir ini menegaskan keagungan, kelembutan, dan kekuasaan Allah sebagai Rabb seluruh alam. Imam An-Nawawi رحمه الله menegaskan bahwa hadits ini sangat agung dan dianjurkan untuk banyak dibaca saat menghadapi kesulitan besar.

BACA JUGA:  Jika Tak Pernah Doakan Orang Tua

Imam Ath-Thabari رحمه الله menjelaskan bahwa generasi salaf menjadikan dzikir ini sebagai doa penderitaan. Walaupun berbentuk dzikir, ia mengandung makna doa yang sangat dalam. Sufyan bin ‘Uyainah رحمه الله bahkan menukil firman Allah bahwa siapa yang disibukkan dengan dzikir kepada-Nya hingga tidak sempat meminta, maka Allah akan memberinya lebih baik dari apa yang diberikan kepada para pemohon.

Seorang penyair Arab berkata, “Jika engkau telah memuji seseorang, maka pujian itu cukup untuk mendatangkan pemberian darinya.” Maka memuji Allah, mengagungkan-Nya, dan bertauhid kepada-Nya adalah kunci terbesar untuk diangkatnya kegelisahan. Dengan doa dan dzikir yang diajarkan Nabi ﷺ, hati yang sempit akan kembali lapang, dan jiwa yang gelisah akan menemukan ketenangan sejati. Wallahu a’lam. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119