Home Akhir ZamanHamba Sahaya Melahirkan Tuannya, dan Orang yang tak Beralas Kaki, Telanjang serta Penggembala Kambing Berlomba-lomba Membangun Gedung

Hamba Sahaya Melahirkan Tuannya, dan Orang yang tak Beralas Kaki, Telanjang serta Penggembala Kambing Berlomba-lomba Membangun Gedung

Pendapat lain menyatakan, maksudnya adalah bahwa para hamba sahaya melahirkan raja-raja. Jadi, ibunya menjadi pengasuhnya.

by Abu Umar
0 comments 141 views

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Umar ibn al-Khatthab ra. mengenai kedatangan Jibril kepada Rasulullah ﷺ dalam bentuk seorang laki-laki yang memakai pakaian putih dan berambut hitam tebal Jibril menanyai Rasul tentang Islam, iman dan ihsan, lalu dijawab oleh Rasulullah ﷺ Kemudian Jibril bertanya mengenai kiamat Rasulullah saw menjawab, “Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari yang menanya Jibni berkata, “Kalau begitu, beri tahu aku tanda-tandanya.

Rasul menjawab, “Hamba sahaya melahirkan tuannya, dan kau melihat orang yang tak beralas kaki, telanjang, dan penggembala kambing berlomba-lomba membangun gedung gedung yang menjulang tinggi.”

BACA JUGA: Terbunuhnya Khalifah Utsman dan Perpecahan Umat

Ibn Abbas meriwayatkan jawaban Rasulullah ﷺ terhadap pertanyaan tersebut, “Jika kau melihat hamba sahaya melahirkan tuannya, kau lihat penggembala kambing bermegah-megah membangun gedung yang tinggi, dan kau lihat orang-orang yang tak beralas kaki yang lapar lagi miskin menjadi pemimpin manusia, maka itulah tanda-tanda kiamat.”

Ibn Abbas bertanya, “Ya Rasulullah, siapa penggembala kambing dan orang-orang yang tak beralas kaki, lapar dan miskin itu?” Jawab beliau, “Orang Arab.”

Ibn Rajab mengomentari hadis di atas sebagai berikut, “Tanda-tanda kiamat yang disebut dalam hadis itu adalah bahwa urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya sebagaimana sab a Nabi ﷺ terhadap orang yang menanyanya tentang kiamat. Jika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, tunggulah kehancurannya. Jika orang-orang yang tak beralas kaki, telanjang serta penggembala kambing, yang merupakan orang-orang bodoh, menjadi pemimpin manusia dan orang-orang kaya, sehingga mereka bermegah-megahan dengan gedung-gedung yang tinggi, maka sistem agama dan dunia akan rusak.”

BACA JUGA: Di Akhir Zaman, Manusia Berlebih-lebihan Membangun dan Menghias Rumah

Maksud “hamba sahaya melahirkan tuannya”, menurut para ulama, adalah pemberitahuan akan banyaknya hamba sahaya dan anak-anaknya, sebab anak hamba sahaya dari tuannya berarti sederajat dengan tuannya, karena harta seseorang jatuh ke anaknya. Bisa jadi, si anak menggunakan harta itu seperti seorang pemilik dengan izin secara jelas dari ayahnya, atau secara tersamar, atau berdasarkan adat kebiasaan.

Pendapat lain menyatakan, maksudnya adalah bahwa para hamba sahaya melahirkan raja-raja. Jadi, ibunya menjadi pengasuhnya, dan si anak jadi tuan ibunya dan tuan selain ibunya Semua ini telah terjadi. Telah banyak hamba sahava menjadi orang merdeka dengan kepemilkkan sumpah. Secara syariat diketahui bahwa anak-anak yang lahir dari hamba sahaya mengadi orang merdeka. Dengan demikian, hamba sabaya melahirkan tuannya, dan sebagian mereka ada yang menjadi raja. []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119