Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam hati manusia adalah: “Mengapa Allah SWT tidak terlihat oleh mata kita?” Pertanyaan ini wajar, karena fitrah manusia selalu ingin mengenal Tuhannya dengan lebih dekat. Namun, sebagai seorang muslim, kita harus memahami bahwa Allah SWT Maha Sempurna, dan keberadaan-Nya tidak bisa diukur dengan keterbatasan indra manusia.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menegaskan bahwa “Penglihatan tidak dapat mencapai-Nya, dan Dia-lah yang Maha Meliputi segala penglihatan.” (QS. Al-An’am: 103). Artinya, mata manusia tidak akan pernah mampu menatap Dzat Allah di dunia, karena kelemahan kita sebagai makhluk. Namun di akhirat kelak, bagi hamba-hamba-Nya yang beriman, Allah menjanjikan nikmat terbesar, yaitu dapat melihat wajah-Nya yang mulia di surga.
Para ulama salaf pun mengingatkan bahwa tidak terlihatnya Allah di dunia bukan berarti Dia tidak ada. Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: “Allah itu ada tanpa dibatasi oleh tempat, dilihat oleh hati orang-orang beriman, meski mata mereka tidak mampu menjangkau-Nya.”
Melalui kajian singkat ini, Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA. akan menjelaskan secara ilmiah dan syar’i mengenai hikmah di balik tidak terlihatnya Allah di dunia, serta bagaimana kita sebagai hamba bisa semakin yakin, tunduk, dan bertambah iman kepada-Nya.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

