Home KajianBenteng Malam Bernama Al-Mulk

Benteng Malam Bernama Al-Mulk

Ibnu Qayyim rahimahullah pun menulis, “Surah al-Mulk adalah pembela paling setia. Siapa yang merutinkannya, ia akan dijaga dari keburukan kubur, dan diberikan cahaya hingga Hari Kebangkitan.”

by Abu Umar
0 comments 70 views

Pada suatu malam di Madinah, Abu Hurairah duduk di beranda rumahnya, menatap langit yang gelap. Di atas sana, bintang-bintang bertaburan, seolah menjadi saksi bisu atas kebesaran Sang Pencipta. Dalam suasana itu, ia teringat sebuah sabda Nabi Muhammad ﷺ yang selalu membekas di hatinya:

“Di dalam Al-Qur’an itu terdapat satu surah yang terdiri dari 30 ayat. Surah itu dapat memberi syafaat kepada pembacanya sampai dia diampuni. Surah itu adalah al-Mulk.” (HR. Abu Dawud)

Abu Hurairah pun merenungi betapa besar rahmat Allah yang diturunkan melalui ayat-ayat-Nya. Surah al-Mulk, yang mungkin dianggap ringan oleh sebagian orang, ternyata memiliki keutamaan yang begitu agung: mampu memberi syafaat di Hari Akhir, menyelamatkan dari azab kubur, dan menjadi benteng perlindungan bagi siapa saja yang istiqamah membacanya.

BACA JUGA: 3 Kandungan Surat Al-Ashr

Kisah tentang keutamaan surah ini juga datang dari Abdullah bin Mas’ud, salah seorang sahabat yang dikenal sebagai ahli Qur’an. Ia pernah berkata, “Orang yang membaca surah al-Mulk setiap malam, Allah pasti akan menyelamatkannya dari siksa kubur. Pada masa Rasulullah ﷺ, kami menyebutnya dengan istilah Surah Benteng.” (HR. Nasa’i).

Bayangkan, setiap malam, para sahabat Rasulullah ﷺ menutup hari mereka dengan surah ini. Seolah menjadikannya teman tidur yang tak pernah absen. Mereka memahami benar bahwa di balik tiga puluh ayatnya yang singkat, tersimpan keutamaan yang luar biasa.

Ibnu Katsir dalam tafsirnya juga menegaskan, surah al-Mulk adalah pembela setia yang kelak di alam kubur akan berkata:

“Ya Allah, selamatkan dia dari siksa-Mu. Dia selalu membaca dan menghafalkanku.”

Ada pula sebuah riwayat menakjubkan yang disampaikan Abdullah bin Mas’ud: ketika malaikat azab mendatangi seorang hamba di kubur, kaki, dada, dan kepalanya berkata, “Tidak ada jalan masuk bagimu. Pemilikku selalu membaca surah al-Mulk.” (HR. Hakim).

Sungguh menakjubkan, bagaimana surah ini menjadi perisai yang kokoh. Bahkan dalam kitab Taurat, ia disebut juga sebagai surah al-Mulk, sebagaimana diriwayatkan, “Orang yang membacanya pada malam hari, dia telah memperkukuh bentengnya dan sangat beruntung.”

Suatu hari, Ibnu Abbas juga meriwayatkan sebuah kisah lain yang tak kalah menggetarkan hati. Ada seorang sahabat yang hendak menggali tempat perlindungan bawah tanah. Tanpa disangka, ia malah menggali bekas kuburan seseorang yang semasa hidupnya rajin membaca surah al-Mulk. Lalu ia mendatangi Rasulullah ﷺ dan menceritakan kejadian itu. Rasulullah ﷺ pun bersabda:

“Surah itu merupakan benteng dan pembela yang dapat membebaskan pembacanya dari siksa kubur.” (HR. Tirmidzi).

Dari kisah-kisah inilah kita belajar, bahwa Al-Qur’an bukan sekadar bacaan. Ia adalah teman setia, pemberi syafaat, dan pelindung bagi mereka yang mencintainya.

Dalam kitab Shahih al-Jami’ disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ tak pernah tidur kecuali setelah membaca surah al-Mulk dan as-Sajdah. Ini menunjukkan bahwa amalan ini bukan hanya dianjurkan sekali-sekali, tetapi menjadi kebiasaan harian seorang mukmin.

Para ulama salaf seperti Al-Hasan al-Bashri berkata, “Sesungguhnya al-Qur’an itu dibaca pada malam hari oleh orang-orang yang mencintai Allah, dan dibaca pada siang hari oleh mereka yang merindukan pertemuan dengan-Nya.”

Ibnu Qayyim rahimahullah pun menulis, “Surah al-Mulk adalah pembela paling setia. Siapa yang merutinkannya, ia akan dijaga dari keburukan kubur, dan diberikan cahaya hingga Hari Kebangkitan.”

BACA JUGA:  8 Faedah Surat Al-Fatihah

Malam demi malam, para sahabat menutup hari mereka dengan bacaan al-Mulk. Mereka memahami bahwa hidup di dunia ini hanyalah persinggahan singkat, sementara perjalanan panjang menanti di alam kubur dan akhirat.

Kini, berabad-abad setelah mereka tiada, kita pun diajak mengikuti jejak itu. Menjadikan surah al-Mulk sebagai teman malam, benteng kubur, dan penolong di Hari Pembalasan.

Betapa indahnya, jika kelak kita pun mendengar surah ini berseru di hadapan Allah: “Ya Allah, ampuni dia. Dia selalu membaca dan mengamalkanku.”

Dan sungguh, tidak ada teman yang lebih setia daripada firman-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119