Home Yaumul HisabTanah Surga

Tanah Surga

Abu bercerita bahwa Rasulullah bersabda: "Aku dimasuk-Dzar kan surga, di sana terdapat kubah mutiara, tanahnya kasturi."

by Abu Umar
0 comments 167 views

Tanah surga terdiri dari tiga jenis, ketiganya tidak saling kontradiktif, kasturi, za’rafan dan roti putih.

Sekelompok salaf berpendapat, tanah surga ada dua macam; kasturi dan zafaran, namun kemungkinan memiliki dua jenis lain:

Pertama; tanah surga berasal dari zafaran kemudian ketika dicampur dengan air menjadi kasturi, tanah basah juga disebut turab

Kedua; berwujud zafaran dari sisi warna dan berwujud kasturi dari sisi bau harumnya. Inilah gabungan ciri terbaik, sebab warna yang indah dan memburat adalah warna zafaran. dan bau yang harum adalah bau minyak kasturi, demikian juga jika disamakan seperti darmikah, yaitu roti murni yang warnanya kekuning-kuningan, lembut dan halus.”

BACA JUGA:  Umar bin Khattab, Penduduk Surga yang Berjalan di Muka Bumi

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata:

قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا إِذَا رَأَيْنَاكَ رَقَّتْ قُلُوبُنَا وَكُنَّا مِنْ أَهْلِ الْآخِرَةِ وَإِذَا فَارَقْنَاكَ أَعْجَبَتْنَا الدُّنْيَا وَشَمَمْنَا النِّسَاءَ وَالْأَوْلَادَ،
قَالَ : لَوْ تَكُونُونَ أَوْ قَالَ : لَوْ أَنَّكُمْ تَكُونُونَ عَلَى كُلِّ حَالٍ عَلَى الْحَالِ الَّتِي أَنتُمْ عَلَيْهَا عِنْدِي لَصَافَحَتْكُمُ الْمَلَائِكَةُ بِأَكُفِّهِمْ وَلَزَارَتْكُمْ فِي بُيُوتِكُمْ وَلَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَجَاءَ اللَّهُ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ كَيْ يَغْفِرَ لَهُمْ، قَالَ : قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَنْ الْجَنَّةِ مَا بِنَاؤُهَا، قَالَ : لَبِنَةُ ذَهَبٍ وَلَبِنَةُ فِضَّةٍ وَمِلَاطُهَا الْمِسْكُ الْأَذْفَرُ وَحَصْبَاؤُهَا اللُّؤْلُؤُ وَالْيَاقُوتُ وَتُرَابُهَا الزَّعْفَرَانُ مَنْ يَدْخُلُهَا يَنْعَمُ وَلَا يَبْأَسُ وَيَخْلُدُ وَلَا يَمُوتُ لَا تَبْلَى ثِيَابُهُ وَلَا يَفْنَى شَبَابُهُ، ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ تُحْمَلُ عَلَى الْغَمَامِ وَتُفْتَحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكَ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ

“Kami berkata: Wahai Rasulullah, saat melihatmu hati kami melunak dan kami termasuk ahli akhirat, namun saat kami berpisah denganmu, dunia membuat kami kagum, kami mencium istri dan anak-anak. Beliau bersabda: Andai di semua kondisi kalian seperti pada saat kalian berada di dekatku niscaya para malaikat menyalami tangan kalian, niscaya mereka mengunjungi rumah-rumah kalian. Andai kalian tidak berdoa, niscaya Allah menciptakan kaum yang berbuat doa agar la mengampuni mereka. Abu Hurairah berkata: Kami berkata: Wahai Rasulullah, ceritakan kepada kami tentang surga, apa bangunannya? Beliau bersabda: Bata emas dan bata perak, lumpur lepanya kasturi, kerikilnya mutiara dan permata, dan tanahnya za’faran. Barangsiapa memasukinya, ia merasa nikmat dan tidak jemu, abadi dan tidak mati, pakaiannya tidak usang, dan masa mudanya tidak lenyap. (Ada) tiga golongan yang doa mereka tidak ter-tolak; pemimpin adil, orang yang berpuasa hingga berbuka dan doa orang yang teraniaya dibawa di atas awan, pintu-pintu langit dibuka untuknya, Rabb berfirman: Demi ke-muliaan dan keluhuran-Ku, Aku akan menolongmu meski selang berapa lama.” (Riwayat Ahmad, 2/304, Darimi, hadits nomor 2824. Thayalisi, hadits nomor 2583, Riwayat Abu Nu’aim dalam Shifatul Jannah, hadits nomor 100, dari hadits Abu Hurairah)

BACA JUGA:  Pintu-pintu Surga

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata: Abu bercerita bahwa Rasulullah bersabda: “Aku dimasuk-Dzar kan surga, di sana terdapat kubah mutiara, tanahnya kasturi.”

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَابْن صَائِدِ مَا تُرْبَةُ الْجَنَّةِ قَالَ دَرْمَكَةٌ بَيْضَاءُ مِسْكٌ يَا أَبَا الْقَاسِمِ قَالَ صَدَقْتَ

“Rasulullah bertanya kepada Ibnu Sha id: Apa tanah surga? ia menjawab: Roti putih dan kasturi, wahai Abu Qasim. Beliau bersabda: Kau benar.” (Ahmad, 2/304-305, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami, hadits nomor 3111. Ash-Shahihah, hadits nomor 969) []

Sumber: Surga & Neraka / Penulis: Dr. Ahmad Muntaria Muttawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi / Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 09 – November 2017 W

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119