Home TsaqofahBacalah Al-Quran, Agar Rumah Terasa Lapang

Bacalah Al-Quran, Agar Rumah Terasa Lapang

by Abu Umar
0 comments 162 views

Diriwayatkan oleh Ad Darimi dalam Musnad-nya, ia berkata:

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هَانِئٍ، ثَنَا حَرْبُ بْنُ شَدَّادٍ، ثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ، حَدَّثَنِي حَفْصُ بْنُ عِنَانٍ الْحَنَفِيُّ، أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ كَانَ يَقُولُ:

Mu’adz bin Hani’ menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Harb bin Syaddad menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Yahya bin Abi Katsir menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Hafsh bin Inan Al-Hanafi menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, bahwa Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata:

إِنَّ الْبَيْتَ لَيَتَّسِعُ عَلَى أَهْلِهِ، وَتَحْضُرُهُ الْمَلَائِكَةُ، وَتَهْجُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَكْثُرُ خَيْرُهُ أَنْ يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ، وَإِنَّ الْبَيْتَ لَيَضِيقُ عَلَى أَهْلِهِ، وَتَهْجُرُهُ الْمَلَائِكَةُ، وَتَحْضُرُهُ الشَّيَاطِينُ، وَيَقِلُّ خَيْرُهُ أَنْ لَا يُقْرَأَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Sesungguhnya rumah akan terasa luas bagi penghuninya, dan akan dihadiri oleh Malaikat, dan akan dijauhi oleh setan, dan akan banyak kebaikan di dalamnya, jika penghuninya membaca Al-Qur’an di dalamnya.

BACA JUGA:  Hari Kebangkitan dalam Al-Quran

Dan rumah akan terasa sempit bagi penghuninya, dan akan dijauhi oleh Malaikat, dan akan dihadiri oleh setan, dan sedikit kebaikan di dalamnya, jika penghuninya tidak membaca Al-Qur’an di dalamnya.” (HR. Ad-Darimi no.3412).

Hadits ini shahih mauquf, dari perkataan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. Semua perawinya tsiqah:

1- Mu’adz bin Hani’ Al-Mishri. Ulama sepakat akan tsiqah-nya.
2- Harb bin Syaddad Ay-Yasyraki. Adz-Dzahabi mengatakan: “ia tsiqah”. Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan: “ia tsiqah”. Imam Ahmad mengatakan: “ia tsiqah”. Yahya bin Ma’in mengatakan: “ia shalih”.

BACA JUGA:  Syafaat Al-Quran di Akhirat

3- Yahya bin Abi Katsir Ath-Tha’i. Ia adalah perawi tsiqah namun dikenal sebagai mudallis. Tapi dalam riwayat ini ia tidak melakukan ‘an’anah, sehingga diterima riwayatnya.
4- Hafsh bin Inan Al-Hanafi. Ulama sepakat akan tsiqah-nya.

Adapun jalan lain yang musnad kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, diriwayatkan oleh Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus (no.6725), sanadnya dha’if. Sebagaimana dijelaskan oleh Al-Albani dalam Silsilah Adh-Dha’ifah (no.4695). Sehingga hadits ini dihukumi shahih sebagai perkataan Abu Hurairah radhiyallahu’anhu saja. []

SUMBER: KONSULTASI SYARIAH

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119