Kehidupan seorang Muslim tidak hanya berkaitan dengan urusan dunia, tetapi juga dengan perjalanan menuju akhirat. Karena itu, seorang hamba hendaknya senantiasa memohon perlindungan kepada Allah ﷻ dari berbagai keburukan, baik yang berkaitan dengan kehidupan dunia maupun kehidupan setelah kematian.
Salah satu perkara yang diajarkan Rasulullah ﷺ untuk kita mohonkan perlindungan darinya adalah siksa dan fitnah kubur. Doa-doa yang beliau ajarkan menjadi pengingat agar kita tidak hanya mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan dunia, tetapi juga memperbanyak amal saleh dan memohon keselamatan ketika menghadap Allah ﷻ.
BACA JUGA: Teman Sejati di Kuburan Bukan yang Kita Cintai di Dunia
Rasulullah ﷺ Memohon Perlindungan dari Fitnah Kubur
Diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ memohon perlindungan kepada Allah dengan doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ.
Doa memohon perlindungan dari sifat buruk dan fitnah kubur: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut, aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan kepada usia yang paling lemah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kubur.”
Doa ini mengandung permohonan perlindungan dari beberapa perkara yang dapat membahayakan kehidupan seorang hamba. Sifat kikir dapat menghalangi seseorang untuk berbuat baik, sedangkan sifat pengecut dapat membuatnya enggan menunaikan kewajiban.
Permohonan perlindungan dari usia yang paling lemah juga mengingatkan manusia bahwa kekuatan dan kemampuan tidak selalu bertahan. Sementara itu, fitnah dunia dan fitnah kubur merupakan perkara yang hendaknya senantiasa diwaspadai dengan memperkuat iman dan memperbanyak amal saleh.
Empat Perkara yang Diajarkan untuk Dimohonkan Perlindungannya
Diriwayatkan dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Apabila salah seorang di antara kalian telah selesai membaca tasyahud, hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara. Hendaklah ia berdoa: ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa Jahanam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal.’”
Doa ini mengajarkan kepada kita empat perkara besar yang perlu dimohonkan perlindungannya kepada Allah ﷻ.
Siksa Jahanam. Seorang Muslim memohon agar dijauhkan dari azab neraka dan diberikan keselamatan pada hari akhirat.
Siksa kubur. Seorang hamba memohon perlindungan dari azab yang berkaitan dengan kehidupan di alam kubur.
Fitnah kehidupan dan kematian. Doa ini mencakup permohonan perlindungan dari berbagai ujian selama hidup, serta perkara-perkara yang dapat menyesatkan atau membahayakan seseorang menjelang kematiannya.
Keburukan fitnah Al-Masih Dajjal. Seorang Muslim memohon agar Allah melindunginya dari fitnah besar yang akan menguji keimanan manusia.
Membiasakan Doa Sebelum Mengucapkan Salam
Hadis tentang empat perkara tersebut mengajarkan pentingnya membaca doa perlindungan setelah tasyahud akhir dan sebelum salam dalam shalat.
Karena itu, janganlah kita terburu-buru menyelesaikan shalat tanpa memperhatikan doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ. Luangkan waktu untuk membacanya dengan tenang, memahami maknanya, dan menghadirkan hati ketika memohon perlindungan kepada Allah ﷻ.
Doa bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan oleh lisan. Doa juga merupakan pengakuan bahwa manusia memiliki kelemahan dan sangat membutuhkan pertolongan Tuhannya.
BACA JUGA: Tilawah Al-Qur’an, Cahaya Hati dan Bekal Akhirat
Mempersiapkan Diri Menghadapi Kehidupan Akhirat
Memohon perlindungan dari siksa kubur hendaknya disertai dengan usaha memperbaiki diri. Seorang Muslim perlu menjaga salat, menjauhi kemaksiatan, menunaikan hak orang lain, memperbanyak istigfar, dan berusaha menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan Islam.
Kita tidak mengetahui bagaimana keadaan kita setelah kematian. Oleh sebab itu, jangan menunda pertobatan dan jangan merasa aman dari ujian kehidupan hanya karena saat ini masih diberikan kesehatan dan kesempatan.
Semoga Allah ﷻ melindungi kita dari siksa kubur, azab Jahanam, fitnah kehidupan dan kematian, serta keburukan fitnah Al-Masih Dajjal. Semoga Dia juga memberikan keteguhan iman hingga akhir hayat dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang memperoleh keselamatan.[]
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

