Home » Teman Sejati di Kuburan Bukan yang Kita Cintai di Dunia

Teman Sejati di Kuburan Bukan yang Kita Cintai di Dunia

“Amal apa yang sudah kupersiapkan untuk menemaniku?”

by Abu Umar
0 comments 33 views

Kita mungkin memiliki banyak orang yang mencintai kita di dunia.

Ada keluarga yang selalu berada di sisi kita.
Ada sahabat yang menemani hari-hari kita.
Ada orang-orang yang begitu berat melepaskan kita ketika kematian datang.

Namun ketika tubuh kita mulai diangkat menuju pemakaman, semuanya akan berhenti di sana.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Mayit itu akan diikuti tiga hal: keluarganya, hartanya, dan amalnya. Dua akan kembali pulang, sedangkan satu akan tetap tinggal bersamanya. Keluarga dan hartanya akan pulang, sedangkan amalnya akan tetap bersamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:  Doa Saat Tiba di Kuburan, Serta Hukum Menangis di Sisi Kubur

Betapa dalam pesan hadis ini.

Keluarga yang begitu kita cintai akan kembali ke rumah.

Harta yang selama ini kita kumpulkan akan ditinggalkan.

Rumah, kendaraan, jabatan, pekerjaan, bahkan seluruh yang kita banggakan di dunia, semuanya akan berhenti di batas liang lahat.

Yang tinggal hanyalah amal.

Maka jangan sampai kita terlalu sibuk mencari teman di dunia, tetapi lupa mempersiapkan teman untuk kehidupan setelah kematian.

Shalat yang kita jaga akan menjadi bekal.

Sedekah yang kita sembunyikan akan menjadi bekal.

Al-Qur’an yang kita baca akan menjadi bekal.

Kebaikan yang mungkin dianggap kecil oleh manusia, bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti ketika kita sudah berada sendirian di dalam kubur.

Saudaraku, suatu hari nanti kita akan menjadi seseorang yang hanya disebut dalam doa.

Nama kita mungkin masih tersimpan di telepon orang lain, tetapi kita tidak lagi bisa menjawab panggilan.

Foto kita mungkin masih terpajang di rumah, tetapi kita tidak lagi bisa tersenyum di dalamnya.

BACA JUGA:  Jangan Jadikan Rumah Kita Seperti Kuburan

Orang-orang yang mencintai kita akan menangis, lalu perlahan melanjutkan kehidupan mereka.

Sementara kita memasuki kehidupan yang baru.

Karena itu, jangan hanya bertanya, “Siapa yang akan menemaniku ketika aku mati?”

Tetapi tanyakan pula:

“Amal apa yang sudah kupersiapkan untuk menemaniku?”

Sebab teman sejati di kuburan bukanlah orang yang paling kita cintai di dunia.

Teman sejati itu adalah amal saleh yang kita bawa menghadap Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119