Home » Nama-Nama Mulia Rasulullah ﷺ dan Makna di Baliknya

Nama-Nama Mulia Rasulullah ﷺ dan Makna di Baliknya

by haura nurbani
0 comments 37 views

Rasulullah ﷺ memiliki nama-nama yang mulia, yang masing-masing mengandung makna dan keistimewaan. Nama beliau bukan sekadar panggilan, tetapi juga berkaitan dengan kedudukan, sifat, dan tugas beliau sebagai utusan Allah. Di antara nama yang dikenal adalah Muhammad dan Ahmad.

Kisah pemberian nama Muhammad kepada Rasulullah ﷺ juga menjadi bagian menarik dari sejarah kehidupan beliau. Melalui kisah ini, kita dapat mengenal lebih dekat sejarah penamaan beliau, nasab beliau, serta beberapa nama lain yang disebutkan dalam hadis.

BACA JUGA: Bekerja kepada Khadijah, Menikah dengannya, dan Nama Anak-anak Beliau

Kisah Pemberian Nama Muhammad

Seseorang mendatangi Aminah saat dia mengandung. Lalu, orang itu berkata, “Apabila anak ini telah lahir, berilah ia nama Muhammad. Karena sesungguhnya namanya di dalam Kitab Taurat dan Injil adalah Ahmad. Semoga dengan nama itu, ia dipuji oleh seluruh penduduk langit dan bumi, sedangkan namanya di dalam Al-Qur’an adalah Muhammad.” (Ibnu Ishaq dan Baihaqi)

Aminah segera memberi tahu hal itu kepada ‘Abdul Muthallib. Sang kakek lalu memberinya nama Muhammad saat ‘Abdul Muthallib mengadakan akikah dan mengundang para pembesar Quraisy.

“Apa nama yang akan engkau berikan?” tanya para pembesar Quraisy.

“Aku akan memberinya nama Muhammad.”

Mereka semua terkejut mendengar nama yang diberikan ‘Abdul Muthallib.

“Mengapa engkau tidak suka menamainya dengan nama nenek moyangmu?”

“Aku ingin agar dia dipuji oleh para penduduk bumi dan mendapat pujian di langit,” jawab ‘Abdul Muthallib.

Nama Ahmad dan Maknanya

Rasulullah ﷺ juga memiliki nama yang lain, yaitu Ahmad. Artinya, tidak ada seorang pun yang memuji Tuhannya melebihi pujian yang dilakukan Rasulullah ﷺ. Jadi, setiap orang yang memuji Tuhannya, Rasulullah ﷺ memiliki pujian yang lebih tinggi lagi.

Nama inilah yang terdapat di dalam Injil.

Nasab Rasulullah ﷺ

Nama Rasulullah ﷺ selengkapnya adalah Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muthallib bin Hasyim bin ‘Abdu Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka‘ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma‘ad bin ‘Adnan.

Sedangkan, Fihr adalah nenek moyang suku Quraisy.

Nama-Nama Rasulullah ﷺ dalam Hadis

Rasulullah ﷺ pernah berkata, “Sesungguhnya aku ini memiliki beberapa nama: aku adalah Muhammad, aku adalah Ahmad, aku adalah Mahi (Si Penghapus) yang diutus Allah untuk menghapus kekafiran, aku adalah Hasyir (Si Penghimpun) yang mengumpulkan orang-orang di bawah kekuasaanku, dan aku adalah ‘Aqib.”

Zuhri mengatakan, “Arti ‘Aqib adalah nabi terakhir dan tidak ada lagi nabi setelahnya.” (HR. Bukhari/al-Fath)

BACA JUGA: Nikmat Terbesar: Namamu Harum di Langit dan Bumi

Dalam riwayat Ibnu Sa‘ad ada tambahan nama, yaitu “al-Khatim (penutup).” (Ath-Thabaqat)

Nama lain ialah al-Muqaffi (orang yang mengikuti para nabi sebelumnya) dan Nabiy ar-Rahmah yang artinya “Utusan pembawa rahmat.” (Shahih Muslim)

Muhammad juga diberi nama Nabiy al-Malahim, yang artinya “Utusan yang bertugas menyatukan.” (Asy-Syama’il).[]

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119