Ada hari-hari yang Allah jadikan istimewa dengan keutamaan tertentu. Di antara hari tersebut adalah Senin dan Kamis, dua hari yang menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk memperbanyak amal saleh, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan berharap mendapatkan ampunan Allah.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,
“تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا.”
“Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun akan diampuni, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terdapat permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan bagi kedua orang ini sampai mereka berdamai.’” (HR. Muslim, no. 2565).
BACA JUGA: Shalat Taubat, Jalan Meraih Ampunan Allah
Hadis ini membawa kabar gembira sekaligus peringatan. Kabar gembira bagi orang-orang yang menjaga tauhid dan berharap kepada ampunan Allah. Namun, ada peringatan bagi mereka yang membiarkan permusuhan berlarut-larut hingga menghalangi kesempatan memperoleh ampunan tersebut.
Jangan biarkan kebencian menghalangi datangnya ampunan.
Terkadang, yang membuat kita jauh bukan karena tidak mengetahui kebaikan, melainkan karena terlalu berat untuk memulai perdamaian. Kita menunggu orang lain meminta maaf terlebih dahulu, mempertahankan gengsi, atau terus mengingat kesalahan masa lalu.
Padahal, memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain. Berdamai juga tidak selalu berarti harus kembali sedekat dahulu. Kita dapat mengakhiri permusuhan, menjaga lisan dari keburukan, dan tetap menetapkan batas yang diperlukan agar tidak kembali dizalimi.
BACA JUGA: Didoakan Ampunan oleh Malaikat karena Amalan Ini
Menjelang Senin dan Kamis, mari periksa hati kita. Adakah saudara yang masih kita jauhi karena dendam? Adakah hak orang lain yang belum kita tunaikan? Adakah permintaan maaf yang terus kita tunda?
Jangan hanya berharap dosa diampuni, tetapi enggan memperbaiki hubungan dengan sesama.
Semoga Allah membersihkan hati kita dari kebencian, memudahkan kita berdamai, dan mengaruniakan ampunan-Nya. Sebab, salah satu jalan menuju hati yang tenang adalah berhenti memelihara permusuhan dan mulai membuka pintu maaf. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

