Home » 3 Doa Mustajab

3 Doa Mustajab

Rasulullah ﷺ mengingatkan, “Takutlah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

by Abu Umar
0 comments 5 views

Ada doa yang terucap lirih, tetapi mengetuk pintu langit. Ada permohonan yang tak didengar manusia, tetapi tidak tersembunyi dari Allah. Karena itu, jangan pernah meremehkan kekuatan doa, terlebih doa yang memiliki keutamaan khusus sebagaimana dijelaskan Rasulullah ﷺ.

Beliau bersabda,

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga doa yang mustajab, yang tidak diragukan lagi, yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Abu Dawud no. 1536, Ibnu Majah no. 3862, dan At-Tirmidzi no. 1905; dinilai hasan oleh Al-Hafizh Abu Thahir).

BACA JUGA: Saat Engkau Berdoa, Ungkapkanlah Kelemahanmu di Hadapan Allah

Perhatikanlah tiga golongan yang disebutkan dalam hadis ini.

Pertama, doa orang tua.

Di balik doa orang tua, ada kasih sayang, pengorbanan, dan harapan agar anaknya memperoleh kebaikan. Maka, janganlah kita menyakiti hati mereka. Berusahalah berbakti, menjaga ucapan, dan memohon agar mereka senantiasa mendoakan kebaikan bagi kita.

Kedua, doa orang yang sedang safar.

Perjalanan sering menghadirkan kesulitan, kelelahan, dan ketidakpastian. Dalam keadaan itu, seorang musafir memiliki kesempatan untuk memperbanyak doa. Maka, manfaatkanlah waktu perjalanan untuk memohon ampunan, keselamatan, dan keberkahan kepada Allah.

Ketiga, doa orang yang terzalimi.

Ini adalah peringatan keras bagi siapa pun yang gemar menyakiti orang lain. Jangan merasa aman hanya karena korban tidak mampu membalas. Bisa jadi, ia mengadukan kezaliman itu kepada Allah dalam kesunyian malam.

BACA JUGA: Waspadalah terhadap Doa Orang yang Terzalimi

Rasulullah ﷺ juga mengingatkan, “Takutlah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itu, jagalah hubungan dengan orang tua, manfaatkan safar untuk mendekat kepada Allah, dan jangan pernah menzalimi siapa pun. Jika kita terlanjur menyakiti orang lain, segeralah bertobat, meminta maaf, dan mengembalikan haknya.

Sebab, kekuatan sejati bukanlah kemampuan membalas kezaliman, melainkan kesadaran bahwa Allah Maha Mendengar setiap doa dan Maha Adil terhadap setiap hamba-Nya.

Ya Allah, jadikanlah lisan kami terbiasa berdoa, hati kami terjaga dari kezaliman, dan kehidupan kami dipenuhi keberkahan. Aamiin.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119