Home » Ya’juj dan Ma’juj di Balik Tembok Zulqarnain

Ya’juj dan Ma’juj di Balik Tembok Zulqarnain

Ibnu Katsir membantah dan menolak pendapat tersebut dengan mengatakan, “Ini adalah pendapat yang sangat aneh, di samping tidak memiliki dalil, baik akli maupun nakli.

by Abu Umar
0 comments 35 views

Allah Swt. menyebutkan dalam surah Al-Kahfi bahwa Zulqarnain, dalam perjalanannya, sampai ke suatu tempat di antara dua gunung. Di sana, ia menemukan suatu kaum yang nyaris tidak memahami perkataan. Kaum tersebut mengadukan kepadanya bahaya yang mengancam mereka dari Ya’juj dan Ma’juj serta memintanya untuk membangun sebuah tembok yang dapat melindungi mereka dari kejahatan Ya’juj dan Ma’juj.

Zulqarnain memenuhi permintaan mereka. Allah berfirman, “Hingga ketika dia sampai di antara dua gunung, dia mendapati di hadapan dua bukit itu suatu kaum yang nyaris tidak mengerti pembicaraan. Kaum itu berkata, ‘Hai Zulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj membuat kerusakan di muka bumi. Dapatkah kami membayar Anda supaya Anda membuat dinding antara kami dan mereka?’ Zulqarnain berkata, ‘Yang telah diberikan oleh Tuhanku kepadaku adalah lebih baik. Cukup tolonglah saya dengan pekerja-pekerja agar saya dapat membuatkan dinding antara kalian dan mereka. Berilah saya potongan-potongan besi.’

BACA JUGA: Turunnya Isa Al-Masih di Akhir Zaman

Saat besi itu sudah sama rata dengan kedua puncak gunung, berkatalah Zulqarnain, ‘Tiuplah api itu!’ Ketika besi sudah memerah seperti api, Zulqarnain berkata, ‘Berilah saya tembaga yang mendidih untuk saya tuangkan ke atas besi panas itu.’

Ya’juj dan Ma’juj tidak dapat mendakinya dan tidak dapat melubanginya. Zulqarnain berkata, ‘Ini adalah rahmat dari Tuhanku. Maka jika sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh, dan janji Tuhanku itu adalah benar.’” (QS. Al-Kahfi: 93–99).

Ya’juj dan Ma’juj adalah dua bangsa yang banyak jumlahnya. Mereka berasal dari keturunan Adam, sebagaimana disebutkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Allah berfirman pada hari kiamat, “Hai Adam!” Adam menyahut, “Ya, Tuhanku.” Allah berkata, “Bangkitkanlah kebangkitan neraka!” Adam bertanya, “Apakah kebangkitan neraka itu?” Allah menjawab, “Dari setiap seribu ada 999 ke neraka dan satu ke surga.” Pada saat itu, anak kecil akan beruban dan orang yang mengandung akan melahirkan. Allah berfirman, “Di antara kalian ada dua bangsa yang banyak dalam segala sesuatunya, yaitu Ya’juj dan Ma’juj.”

BACA JUGA:  Nabi Isa ‘Alaihissalam Diangkat ke Langit dan Akan Turun di Akhir Zaman

Ibnu Katsir, setelah menyebutkan hadis ini, berkata, “Dalam Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi menyampaikan cerita dari beberapa orang bahwa Ya’juj dan Ma’juj diciptakan dari air mani yang keluar dari Adam yang bercampur dengan tanah. Jadi, mereka diciptakan dari Adam, tanpa melibatkan Hawa.”

Ibnu Katsir membantah dan menolak pendapat tersebut dengan mengatakan, “Ini adalah pendapat yang sangat aneh, di samping tidak memiliki dalil, baik akli maupun nakli. Dalam masalah ini, tidak boleh memegang perkataan Ahlulkitab karena mereka mempunyai cerita-cerita yang dibuat-buat.” (Tafsir Ibnu Katsir, IV, hlm. 423). []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119