Home » Jangan Sia-siakan Pintu Kebaikan yang Terbuka

Jangan Sia-siakan Pintu Kebaikan yang Terbuka

Tidak semua kesempatan harus diambil dengan mengabaikan kewajiban atau hak orang lain.

by Abu Umar
0 comments 39 views

Dalam perjalanan hidup, terkadang Allah ﷻ menghadirkan kesempatan untuk melakukan kebaikan melalui berbagai jalan. Ada kesempatan untuk bersedekah, membantu sesama, menuntut ilmu, memperbaiki ibadah, atau melakukan amal saleh yang mungkin sebelumnya belum pernah terpikirkan. Namun, tidak semua kesempatan akan selalu tersedia. Ada pintu kebaikan yang terbuka hari ini, tetapi belum tentu masih terbuka esok hari.

Sebuah nasihat yang disampaikan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc., dalam kajian Riyadhush Shalihin, mengingatkan kita:

“Apabila ada pintu kebaikan dan amal saleh dibuka di hadapan Anda, maka masuklah karena Anda tidak akan pernah tahu kapan pintu itu tertutup. Jika sudah tertutup, maka Anda tidak akan pernah tahu apakah pintu itu akan terbuka lagi untuk Anda. Oleh karena itu, apabila pintu kebaikan terbuka, masuklah dan jangan sia-siakan!”

BACA JUGA:  16 Kunci Pembuka Kebaikan dan Menutup Pintu Keburukan

Nasihat ini mengajak kita untuk tidak menunda-nunda amal saleh. Sebab, kesempatan berbuat baik sering kali berkaitan dengan keadaan, waktu, kemampuan, dan orang-orang yang Allah hadirkan dalam kehidupan kita. Hari ini mungkin kita memiliki kesehatan untuk beribadah, kelapangan rezeki untuk bersedekah, atau kesempatan untuk berbakti kepada orang tua. Namun, tidak ada jaminan semua keadaan itu akan terus kita miliki.

Allah ﷻ mengingatkan agar manusia bersegera dalam melakukan kebaikan. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 148, Allah berfirman, “Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.” Ayat ini mengajarkan bahwa kebaikan bukan sekadar sesuatu yang perlu diketahui atau direncanakan, melainkan harus segera diupayakan selama kesempatan masih ada.

Jangan sampai kita menyesal karena pernah memiliki kesempatan beramal, tetapi membiarkannya berlalu begitu saja. Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, menunggu lapang untuk membaca Al-Qur’an, atau menunggu tua untuk memperbaiki diri. Mulailah dari apa yang mampu kita lakukan saat ini.

BACA JUGA:  Segeralah Lakukan Kebaikan setelah Berbuat Keburukan

Tentu, bersegera dalam kebaikan tetap harus disertai ilmu, keikhlasan, dan kemampuan. Tidak semua kesempatan harus diambil dengan mengabaikan kewajiban atau hak orang lain.

Maka, ketika Allah membukakan pintu kebaikan di hadapan kita, sambutlah dengan penuh syukur. Bisa jadi, kesempatan yang tampak sederhana hari ini merupakan amal yang kelak sangat kita harapkan ketika berdiri di hadapan-Nya. Semoga Allah membimbing kita untuk mengenali, memasuki, dan istiqamah dalam setiap pintu kebaikan yang Dia bukakan.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119