Setelah mendapat perintah salat, Nabi Muhammad ﷺ dan Khadijah radhiyallahu ‘anha sering melaksanakan salat di rumah. Hal itu dilihat oleh Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Ia kemudian bertanya kepada mereka.
“Apa yang kalian kerjakan tadi?” tanya Ali penuh keheranan.
Rasulullah ﷺ menjawab dengan lembut:
“Ali, itu adalah salat yang menjadi cara kami berdoa kepada Allah.”
BACA JUGA: Ali bin Abi Thalib dan Baju Besi
Beliau kemudian melanjutkan ucapannya:
“Aku adalah nabi yang diutus Allah untuk mengajakmu hanya beribadah kepada Allah.”
Ali hanya diam. Ia tampak merenungkan apa yang disampaikan oleh sepupunya tersebut. Tidak lama kemudian, ia menjawab:
“Berilah aku waktu untuk berpikir.”
Saat itu Ali masih seorang anak-anak.
Pada hari berikutnya, Rasulullah ﷺ kembali bertanya kepada Ali:
“Bagaimana, wahai Ali?”
Ali menjawab:
“Ulangi apa yang engkau bicarakan kemarin, wahai Muhammad.”
BACA JUGA: Ali bin Abi Thalib, Dibesarkan di Madrasah Nabawi
Rasulullah ﷺ pun mengulanginya. Akhirnya, Ali bersyahadat:
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya engkau adalah utusan Allah.”
Setelah Khadijah dan Ali, orang yang masuk Islam berikutnya adalah Zaid bin Haritsah, budak yang diasuh oleh Rasulullah ﷺ. []
Sumber: The Great Story of Muhammad ﷺ : Referensi Lengkap Hidup Rasulullah ﷺ dari Sebelum Kelahiran hingga Detik-detik Terakhir / Penyusun: Ahmad Hatta, dkk. / Penerbit: Maghfirah Pustaka / Cetakan Keenam, September 2016
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

