Bukan untuk menyelesaikan bangunan rumah yang tertinggal atau menjumpai anak dan pasangan yang ia cintai.
Tidak pula terbesit keinginan mengambil kembali sedikit saja harta benda yang pernah dikumpulkan maupun menuntaskan syahwat tertunda.
Ia yang menjumpai kematian, hanya berharap bisa kembali ke dunia agar beramal shalih sebagai bekal yang bermanfaat untuknya.
BACA JUGA: Ingatlah Kematian
Allah ta’ala berfirman,
حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ٱرْجِعُونِ. لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ
Hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan.” (QS al-Mukminun: 99-100)
BACA JUGA: Gantungkanlah Kematian di Pelupuk Mata
Demikian keadaan orang kafir dan mereka yang lalai dari perintah Allah lagi berbuat aniaya.
Bahkan untuk sekadar ingin pun, tidak bisa. []
SUMBER: AL-KHANSA SOEPOMO
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

