Home RamadhanKapan Wanita Hamil dan Menyusui Boleh Tidak Berpuasa?

Kapan Wanita Hamil dan Menyusui Boleh Tidak Berpuasa?

Ibnu Abbas memasukkan wanita hamil dan menyusui dalam hukum ini jika mereka merasa khawatir terhadap kondisi anaknya.

by Abu Umar
0 comments 128 views

Islam memberikan keringanan bagi wanita hamil dan menyusui. Mereka boleh tidak berpuasa jika khawatir terjadi bahaya. Bahaya itu bisa menimpa dirinya atau anaknya.

Hal ini berdasarkan hadits Nabi ﷺ. Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah menggugurkan setengah shalat bagi musafir. Allah juga memberikan keringanan tidak berpuasa bagi musafir, wanita hamil, dan wanita menyusui.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albani).

Namun keringanan ini tidak berlaku untuk semua wanita hamil dan menyusui. Tidak setiap keadaan membolehkan mereka meninggalkan puasa. Para ulama telah menjelaskan hal ini.

BACA JUGA: 3 Macam Kesabaran dalam Puasa

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma menerangkan bahwa keringanan ini berlaku jika ada kekhawatiran bahaya. Bahaya itu bisa menimpa ibu atau anaknya.

Beliau juga menafsirkan firman Allah:

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

Ayat ini dahulu memberikan keringanan bagi orang tua yang berat berpuasa. Mereka boleh tidak berpuasa dan memberi makan seorang miskin setiap hari.

Ibnu Abbas juga memasukkan wanita hamil dan menyusui dalam hukum ini jika mereka merasa khawatir terhadap kondisi anaknya.

Para ulama kemudian menjelaskan dua keadaan.

Pertama, jika tidak ada rasa takut atau kebutuhan mendesak. Dalam kondisi ini, wanita hamil atau menyusui tetap wajib berpuasa. Jika ia sengaja tidak berpuasa, maka ia berdosa dan wajib mengganti puasanya.

Kedua, jika ada kekhawatiran bahaya.

BACA JUGA:  Semakin Perbanyak Istighfar saat Berpuasa

Jika wanita khawatir terhadap kesehatan dirinya, maka ia boleh tidak berpuasa. Ia hanya wajib mengganti puasa di hari lain.

Jika kekhawatiran itu terhadap anak atau janin, maka ia juga boleh tidak berpuasa.

Yang dimaksud kekhawatiran bukan hanya takut meninggal. Tetapi juga khawatir terjadi bahaya, kelemahan, atau berkurangnya kesehatan. Misalnya ibu menyusui khawatir air susunya berkurang sehingga membahayakan bayinya. []

RUJUKAN: ISLAMQA

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119