Home Nasihat UlamaAkal, yang Memperkuat Kesabaran

Akal, yang Memperkuat Kesabaran

Jika ini semua bisa dipahami sebaik-baiknya, akan sirnalah kabut keraguan, Anda akan melihat semua itu adalah karena Sang Penyebab, bukan semata-mata karena sebab.

by Abu Umar
0 comments 65 views

Akal, sungguh dapat mem-erkuat kesabaran. Seandainya seseorang bisa dengan sangat tegas mengatakan, “Telah jelas bagiku dalil-dalil dan bukti bukti yang kuat akan hikmah takdir Allah” ia tidak akan menggantinya dengan hal-hal yang belum jelas dan masih berupa prasangka (zhann).

Wahai orang yang silau dengan melimpahnya harta pelaku maksiat, ketahuilah bahwa sebenarnya mereka memiliki harta, namun tidak memiliki makna.

BACA JUGA:  Wanita, Kenapa Akalnya Lemah?

Ketika engkau melihat orang-orang yang taat tiada memiliki apa-apa, sesungguhnya mereka telah beroleh hakikat. Semakin banyak dan luas harta ahli maksiat, akan semakin panjang pula siksaannya. Kepapaan orang-orang yang taat justru akan berbuah pahala yang besar.

Sesungguhnya masa kedua orang itu akan segera berakhir dan jejak-jejak sejarahnya akan dihapus. Perjalanan akan berlalu demikian cepat.

Jelaslah, seorang Mukmin itu seper-ti pekerja. Masa penetapan kewajiban syariat (taklif) ibarat siang yang terang. Janganlah orang yang bekerja di tanah kotor memakai pakaian yang bersih, la harus bersabar saat bekerja. Setelah sele-sai bekerja, hendaknya bersuci dan me-ngenakan pakaian yang paling bersih.

Orang yang berleha-leha saat bekerja akan menyesal saat pembagian gaji dan akan dihukum akibat kelalaiannya. Cara ini akan menambah kuatnya kesabaran.

Bagaimana Anda melihat saat Dia menginginkan seseorang mati syahid? Mengapa Allah tidak menciptakan banyak manusia yang mengangkat tangannya untuk membunuh orang-orang Mukmin? Apakah sah selain pemimpin kafir yang dapat membunuh Yahya bin Zakariya?

Jika ini semua bisa dipahami sebaik-baiknya, akan sirnalah kabut keraguan, Anda akan melihat semua itu adalah karena Sang Penyebab, bukan semata-mata karena sebab. Semua terjadi karena Dia-lah Yang Menentukan. Dengan demikian, Anda akan sabar atas cobaan-Nya dan taat terhadap kehendak-Nya. Dari sabar itulah akan muncul sikap ridha.

BACA JUGA:  Ketaatan Akal pada Hikmah Allah

Saat dikatakan kepada orang-orang yang sabar menghadapi cobaan, “Mohonkanlah kesehatan kepada Allah!”, ia menjawab, “Yang paling aku sukai pasti lah juga yang paling Allah sukai.”

Andai keridhaanmu ada dalam keterjagaanku di malam hari, maka keselamatan Allah untukku ada dalam kantukku. []

Sumber: Shaidul Khatir, Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup, karya Imam Ibnu Al Jauzi, Penerbit Maghfirah Pustaka, Cetakan Juni 2022

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119